JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Seorang teknisi kamera CCTV HA (21) menjadi tersangka kasus pembunuhan teman kencannya lewat aplikasi Michat Lisna Dewi (21).
Pembunuhan diduga dilakukan di Hotel Picasso In, Jl. Abdul Majid Raya, Cilandak, Jakarta Selatan, juga merampas barang milik korban. Senin (6/9/2021). Selain melakukan pembunuhan, tersangka pelaku juga menggasak barang berharga milik korban.
Kapolres Jakarta Selatan Kombes Azis Andriansyah menuturkan, tersangka selain mencekik korban juga mengambil barang berharga korban.
"Selain membunuh korban tersangka juga mengambil barang berharga korban," ucap Kapolres.
Barang bukti milik korban yang dicuri yakni dua HP, cincin, jam tangan, tas dan dompet uang berisi ratusan ribu rupiah.
Akibatnya tersangka HA dijerat Pasal berlapis Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dan Pasal 365 tentang pencurian dengan kekerasan. "Ancaman hukumannya 15 tahun penjara," tutur Kombes Azis.
Sebelumnya diberitakan Tak terima dihina bau badan, seorang teknisi kamera CCTV, HA (21), mencekik teman kencannya di aplikasi Michat Lisna Dewi (21), hingga tewas di Kamar Hotel Picasso In, Jl. Abdul Majid, Cilandak, Jakarta Selatan, Senin (6/9/2021).
Kapolres Jakarta Selatan Kombes Azis Andriansyah menuturkan motif tersangka membunuh korban dan mengambil barang berharga korban yakni tak terima disinggung bau badan.
"Tersangka tidak disinggung bau badan oleh korban sehingga korban dicekik oleh tersangka hingga tewas dan kehilangan oksigen oleh kedua tangannya," ucap Kombes Azis Andrinsyah.
Ia juga menambahkan korban usai mencekik korban yang merupakan teman kencan lewat aplikasi Michat ditemukan dalam kedaan bugil. "Kami menemukan korban dalam keadaan telanjang," imbuhnya.
Usai membunuh korban, tersangka melarikaj diri ke rumah temannya di kawasan Bojong Gede, Bogor, Jawa Barat.
Sebelumnya PolresJakarta Selatan berhasil mengungkap identitas jenazah wanita tanpa busana yang ditemukan tewas di sebuah Hotel Picasso In di kawasan Cipete, Cilandak, Jakarta Selatan, Sabtu (4/9/2021).
Kapolres Jakarta Selatan, Kombes Azis Andriyansyah menjelaskan, korban diketahui berinisial LD berusia 21 tahun.
"Dan dari hasil visum ditemukan luka tanda kekerasana di tubuh korban. Luka memar ada di bagian pundak dan leher tapi keputusan dari petugas kesehatan ya atas tim autopsi ya," ungkap Kapolres kepada wartawan di Polres Metro Jakarta Selatan, Minggu (5/9/2021).
Ketika ditemukan tewas, Kapolres juga mengatakan, korban LD terbujur kaku di kamar hotel dalam kondisi tanpa busana."(Korban ditemukan) tanpa busana," kata dia. (*)