[TULISAN LEBARAN] POSKOTA.CO.ID - Tata cara pelaksanaan shalat Idul Fitri perlu diketahui oleh semua umat muslim agar ibadahnya bisa sah.
Pelaksanaan shalat Idul Fitri adalah sunnah muakad atau sangat dianjurkan, dan bisa dimuali sejak matahari terbit hingga masuk waktu dzuhur.
Melansir dari NU Online, sholat Idul Fitri dilakukan 2 rakaat secara berjamaah dan setelahya dilaksanakan khutbah.
Namun, pelaksanaan secara munfarid tidak dilarang apabila Anda terlambat datang karena suatu urusan atau mengalami halangan lain.
Baca Juga: Kapan Waktu yang Tepat Membayarkan Zakat Fitrah di Bulan Ramadhan?
Berikut adalah tata cara melaksanakan shalat Idul Fitri dalam kitab Fashalatan dan dalam aspek yang sama, yang dikutip dari NU Online:
Tata Cara Melaksanakan Shalat Idul Fitri
1. Niat Shalat Idul Fitri
Ushalli sunnatan li ‘idil fithri rak’ataini (ma’muman/imaman) lillahi ta’ala.
Artinya: "Aku niat shalat sunnah Idul Fitri dua rakaat (menjadi makmum/imam) karena Allah ta’ala."
Jika Anda adalah makmum, maka gunakan lafal "ma’muman", sedangkan jika berperan sebagai imam, maka lafalkan "imaaman" pada bacaan niat.
Baca Juga: Tips Belanja Online di Bulan Ramadhan untuk Menghindari Penipuan, Simak Cara Mudahnya
Sebelum pelaksanaan shalat Idul Fitri, tidak ada azan dan iqamah yang dibacakan, cukup dengan mengucapkan "ash-shalatu jami‘ah" (seruan shalat berjamaah).
2. Takbiratul Ihram
Seperti halnya shalat shalat wajib 5 waktu, shalat Idul Fitri juga dimulai dengan gerakan takbiratul ihram.
Gerakan mengangkat tangan dan mengucapkan takbir disunnahkan dilakukan sebanyak tujuh kali pada rakaat pertama setelah membaca doa iftitah.
Baca Juga: Cara Menjaga Kesehatan Selama Ramadhan ala dr. Zaidul Akbar: Mengubah Pola Makan dan Minum
Di antara setiap takbir, disarankan untuk membaca doa:
Allahu akbar kabira, wal hamdu lillahi katsira, wa subhanallahi bukratan wa ashila
Artinya: "Allah Maha Besar dengan segala kebesaran, segala puji bagi Allah dengan pujian yang banyak, Maha Suci Allah, baik waktu pagi maupun petang."
Atau Anda juga dapat membaca doa berikut ini:
Subhanallah wal hamdu lillah wa laa ilaaha illallah wallahu akbar
Baca Juga: Rahasia Gigi Kuat Selama Ramadhan: Tips Mudah Cegah Sakit Gigi Saat Puasa
Artinya: "Maha Suci Allah, segala puji bagi Allah, tiada tuhan selain Allah, Allah Maha Besar."
3. Membaca Al-Fatihah
Setelah menyelesaikan doa iftitah dan melakukan tujuh kali takbir, wajib untuk membaca surat Al-Fatihah dan membaca surat Al-A’la.
Lakukan gerakan shalat biasanya seperti ruku, sujud, duduk di antara dua sujud, sujud dan kembali ke posisi berdiri.
3. Rakaat Kedua
Pada rakaat kedua, gerakan mengangkat tangan dan mengucapkan takbir disunnahkan dilakukan sebanyak lima kali.
Baca Juga: Catat! Inilah 5 Amalan I'tikaf saat Ramadhan
Di antara takbir tersebut, ucapkan kembali bacaan yang sama seperti bacaan pada rakaat kedua, lalu diikuti bacaan Al Fatihah dan surat Al-Ghasyiyah.
Kemudian, lanjutkan dengan gerakan ruku, sujud, dan seterusnya hingga at-tahiyat akhir dan ditutup dengan salam.
4. Mendengarkan Khutbah
Setelah shalat Idul Fitri selesai, jamaah disarankan untuk mendengarkan khutbah Idul Fitri hingga selesai. Ini tidak berlaku jika shalat Idul Fitro dilaksanakan tidak secara berjamaah.
Baca Juga: Adab I'tikaf di Masjid pada 10 Malam Terakhir Ramadhan Menurut Buya Yahya
Seperti yang disebutkan oleh Ubaidullah bin Abdullah bin Utbah dalam sebuah hadits:
"Sunnah seorang Imam berkhutbah dua kali pada shalat hari raya (Idul Fitri dan Idul Adha), dan memisahkan kedua khutbah dengan duduk." (HR Asy-Syafi’i)
Untuk khatib, disunnahkan memulai khutbah pertama dengan takbir sembilan kali dan khutbah kedua dengan takbir tujuh kali.
Amalan Sunnah saat Idul Fitri
- Ada beberapa amalan yang bisa Anda lakukan saat hari raya Idul Fitri yang juga dilakukan oleh Rasulullah SAW untuk menyambut dan merayakannya:
- Memperbanyak takbir yang bisa dilakukan pada shalat maupun takbir yang tidak terbatas di luar waktu shalat
- Berhias dan menggunakan pakaian bagus untuk menampakkan kebahagiaan di hari raya Idul Fitri
- Makan sebelum melaksanakan shalat Idul Fitri, seperti Rasulullah SAW yang memakan kurma dengan jumlah ganjil
- Menunaikan shalat sunnah Idul Fitri dua rakaat berjamaah
- Bersilaturahmi kepada kerabat, sahabat, dan tetangga untuk saling mendoakan kebaikan.
- Memberikan ucapan selamat atau kebahagiaan di hari raya Idul Fitri
Baca Juga: Tips Makanan Sehat untuk Sahur dan Berbuka di Bulan Ramadhan
Demikian informasi tata cara pelaksanaan shalat Idul Fitri beserta amalan sunnah yang dicontohkan oleh Rasulullah.