Motif dan Penyebab ISIS-K Serang Rusia, Benarkah Mereka Penentang Vladimir Putin? (Vladimir Putin)

Internasional

Motif dan Penyebab ISIS-K Serang Rusia, Benarkah Mereka Penentang Vladimir Putin?

Sabtu 23 Mar 2024, 16:08 WIB

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Milisi ISIS bertanggung jawab atas serangan penembakan mematikan di Balai Kota Crocus di Moskow, Rusia, pada Jumat, 22 Maret 2024, waktu setempat.

Penyerangan yang terjadi di Rusia itu ternyata dilakukan oleh cabang kelompok ISIS, yaitu ISIS-K

Dikutip dari Reuters, munculnya Negara Islam Khorasan (ISIS-K), yang merupakan cabang ISIS di Afghanistan. Nama tersebut diambil dari istilah lama untuk wilayah yang mencakup sebagian Iran, Turkmenistan, dan Afghanistan. 

ISIS-K muncul di Afghanistan timur pada akhir tahun 2014, dan dengan cepat mendapatkan reputasi sebagai negara yang sangat brutal.

ISIS-K menjadi satu dari negara afiliasi regional paling aktif dari kelompok militan ISIS. Mereka mengalami puncak penurunan keanggotaan sejak tahun 2018.

Lalu, mengapa ISIS-K menyerang Rusia? 

Serangan yang terjadi di Moskow, Rusia menjadi serangan yang brutal dan dramatis. 

Para ahli berpendapat bahwa kelompok tersebut telah menargetkan Vladimir Putin dalam beberapa tahun terakhir. 

“ISIS-K telah terpaku pada Rusia selama dua tahun terakhir, sering kali mengkritik Putin dalam propagandanya,” kata Colin Clarke dari Soufan Center, sebuah kelompok penelitian yang berbasis di Washington.

“ISIS-K melihat Rusia terlibat dalam kegiatan yang sering menindas umat Islam," ujar Michael Kugelman dari Wilson Center yang berbasis di Washington DC. 

Dia menambahkan bahwa, kelompok tersebut juga termasuk sejumlah militan Asia Tengah yang memiliki dendam mereka sendiri terhadap Moskow. 

ISIS-K memiliki sejarah penyerangan yang dilakukan terhadap masjid, di dalam dan di luar Afghanistan.

Awal tahun ini, Amerika Serikat menyadap komunikasi yang mengonfirmasi bahwa kelompok tersebut melakukan dua pemboman di Iran yang menewaskan hampir 100 orang.

Pada September 2022, militan ISIS-K mengaku bertanggung jawab atas bom bunuh diri yang mematikan di kedutaan Rusia di Kabul.

Kelompok ini bertanggung jawab atas serangan terhadap bandara internasional Kabul pada tahun 2021. Pemboman tersebut menewaskan 13 tentara AS dan sejumlah warga sipil.

Tags:
Vladimir PutinrusiaISIS-KISISMoskowTeror ISIScrocus city hall

Resi Siti Jubaedah

Reporter

Resi Siti Jubaedah

Editor