KIB Unggul di Segmen Media Sosial, Poros Gerindra-PKB Unggul Tipis di Segmen Muslim

Rabu, 6 Juli 2022 15:26 WIB

Share
Peneliti Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA, Ade Mulyana. (rizal)
Peneliti Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA, Ade Mulyana. (rizal)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID  - Tiga poros utama pilpres 2024 saling mengalahkan pada tiga kantong suara.

Poros Koalisi Indonesia Bersatu  (KIB) yang terdiri Golkar,  PAN dan  PPP dengan tokoh utama Airlangga Hartarto, unggul di segmen pemilih  media sosial (pemilih yang memiliki akun facebook dan Whatsapp).

"Sementara Poros PDIP, dengan tokoh utama Puan Maharani unggul di segmen wong cilik. Sedangkan Poros Gerindra + PKB unggul tipis saja di segmen pemilih Muslim," kata Peneliti Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA, Ade Mulyana, Rabu, (5/7/2022)

Ade mengatakan, untuk pertama kalinya dalam pilpres di Indonesia, komunitas dunia digital (pemilik akun Facebook dan Whatsapp) menjadi kantong besar pemilih di atas 50%, dan ikut menjadi penentu pemenang pilpres 2024.

Menjelang pilpres 2024, jumlah komunitas digital mengalami kenaikan jika dibandingkan dengan masa sebelum pilpres 2019. 

Tahun 2017, mereka yang menggunakan Facebook sebesar 29.1%, sedangkan mereka yang menggunakan whatsapp sebesar 47.0%. 

Menjelang pilpres 2024 (survei Juni 2022), mereka yang menggunakan FB sebesar 51.8%, dan mereka yang menggunakan WA sebesar 60.0%. 

"Mereka yang menggunakan media sosial lainnya seperti instagram dan youtube juga mengalami kenaikan. Pengguna instagram meningkat dari 13.7% di tahun 2017, menjadi 22.6% di tahun 2022. Pengguna  youtube dari 19.7% di tahun 2017 menjadi 45.0% di tahun 2022," kata Ade.

Ade menyebut, setidaknya ada 3 (tiga) kantong besar suara yang akan diperebutkan oleh para capres-cawapres dari tiga poros utama di pilpres 2024. 

"Ketiga kantong besar suara tersebut adalah kantong suara komunitas digital, kantong suara pemilih wong cilik, dan kantong suara pemilih Islam," ucapnya. 

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar