POSKOTA.CO.ID - Nomor Induk Kependudukan (NIK) Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) bertuliskan nama Anda apakah sudah terdata? jika iya Anda berarti akan menerima saldo dana Rp225.000 hingga Rp500.000 dari bantuan sosial PKH akhir tahun 2024 via PIP sesuai jenjang pendidikannya, informasi selengkapnya baca artikel ini hingga tuntas.
Para Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) menerima kabar baik di akhir tahun 2024.
Dilansir dari channel BUNGKAS WAE pada Senin, 23 Desember 2024. Bantuan untuk alokasi bulan November dan Desember telah berhasil dicairkan.
Meskipun terdapat beberapa KPM yang mendapatkan jumlah bantuan lebih rendah dari harapan, bantuan tetap berjalan lancar.
Hal ini patut disyukuri karena bantuan tersebut masih dapat disalurkan.
Bonus Tambahan Akhir Tahun 2024
Kabar penting lainnya adalah adanya bonus tambahan di akhir bulan Desember 2024 bagi KPM PKH dan BPNT yang telah menerima bantuan sebelumnya.
Bonus ini diberikan sebagai bagian dari Program Indonesia Pintar (PIP).
Program ini memberikan dukungan pendidikan kepada anak-anak sekolah dari keluarga KPM PKH dan BPNT.
Kriteria Penerima Bonus Tambahan:
- Anak sekolah yang masuk dalam Surat Keputusan (SK) nominasi pencairan bantuan PIP tahun 2024.
- Anak sekolah yang datanya telah terdaftar di Data Pokok Pendidikan (Dapodik).
- Rekening PIP sudah diaktivasi.
Detail Bantuan PIP Akhir Tahun 2024
Proses pencairan bantuan PIP tahap ketiga sedang berlangsung hingga akhir Desember 2024. Nominal bantuan berdasarkan jenjang pendidikan adalah sebagai berikut:
SD/SDLB/Paket A
- Bantuan: Rp450.000 per tahun
- Siswa baru dan kelas akhir: Rp225.000
SMP/SMPLB/Paket B
- Bantuan: Rp750.000 per tahun
- Siswa baru dan kelas akhir: Rp375.000
SMA/SMK/SMALB/Paket C
- Bantuan: Rp1.000.000 per tahun
- Siswa baru dan kelas akhir: Rp500.000
Bantuan ini langsung masuk ke rekening Kartu Indonesia Pintar (KIP) anak-anak yang telah memenuhi kriteria di atas.
Cara Cek Penerima PIP 2024
Proses pengecekan nama penerima PIP dilakukan secara online melalui laman resmi yang dibuat Kemendikbud. Bagi penerima bisa cek melalui alamat situs pip.kemdikbud.go.id dengan cara berikut:
- Buka link PIP Kemendikbud
- Isi kolom di sebelah kanan dengan mengisi NISN dan NIK
- Tuliskan jawaban penjumlahan yang diminta
- Klik "Cek Penerima PIP"
- Status penerima PIP akan muncul secara otomatis
Proses Pencairan Dipercepat
Untuk mengantisipasi akhir tahun, proses pencairan bantuan PKH, BPNT, dan PIP dilakukan secara bertahap dan dipercepat melalui bank Himbara. Bagi KPM yang belum mencairkan bantuannya, diimbau untuk segera memeriksa status pencairan di bank terkait.
Harapan dan Manfaat
Bantuan tambahan ini diharapkan dapat meringankan beban ekonomi keluarga penerima manfaat sekaligus mendukung keberlanjutan pendidikan anak-anak mereka. Pemerintah terus berupaya memastikan bahwa program bantuan sosial berjalan lancar dan tepat sasaran.
Berikut jadwal pencairan bansos PKH yang ditetapkan Kemensos dari tahap satu hingga tahap empat:
- Tahap Pertama: Januari – Maret 2024
- Tahap Kedua: April – Juni 2024
- Tahap Ketiga: Juli – September 2024
- Tahap Keempat: Oktober – Desember 2024.
Cara Cek Status Penerimaan Bansos PKH
Berikut adalah langkah-langkah untuk melakukan verifikasi dan validasi penerimaan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) 2024 secara online menggunakan Kartu Tanda Penduduk (KTP) melalui situs web resmi cekbansos.kemensos.go.id:
- Kunjungi situs web cekbansos.kemensos.go.id
- Isi kolom yang disediakan dengan informasi Provinsi, Kabupaten, Kecamatan, dan Desa/Kelurahan
- Masukkan nama Penerima Manfaat (PM) sesuai dengan data yang tertera pada KTP
- Ketikkan empat huruf kode yang ditampilkan dalam kotak kode keamanan
- Jika huruf kode tidak jelas, klik ikon untuk mendapatkan kode baru
- Klik tombol "CARI DATA" untuk melanjutkan proses pencarian
- Bagi masyarakat yang belum terdaftar dalam Daftar Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), dapat mendaftar secara mandiri di kantor desa masing-masing untuk terdaftar dalam DTKS Kemensos.
- Bantuan yang diterima setiap keluarga penerima PKH adalah sebagai berikut:
- Bantuan Reguler: Rp550.000 per keluarga per tahun
- Bantuan PKH Akses: Rp1.000.000 per keluarga per tahun
Cara Daftar Offline
- Masyarakat mendaftarkan diri ke desa/kelurahan dengan membawa KTP dan KK
- Setelah selesai, akan dilakukan musyawarah tingkat desa/kelurahan untuk membahas kondisi warga yang layak masuk ke dalam DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial)
- Hasilnya akan ditampilkan dalam berita acara yagn ditandatangani oleh kepala desa/lurah
- Berita acara ini nantinya digukana oleh dinas sosial untuk melakukan verifikasi dan validasi data dengan instrument lengkap melalui kunjungan rumah tangga
- data yagn telah diverifikasi dan validasi kemudian diinput dalam aplikasi sistem informasi Kesejahteraan Sosial (SIKS) oleh operator desa/kecamatan
- Data yagn sudah masuk di SIKS akan diproses oleh dinas sosial untuk verifikasi dan validasi kepada bupati/wali kota
- Bupati/walikota akan menyampaikan hasil verifikasi dan validasi data yang telah disahkan kepada gubernur untuk diteruskan kepada Menteri.
Cara Daftar Online
- Unduh aplikasi Cek Bansos Kemensos.
- Buka aplikasi dan pilih "Buat Akun Baru" untuk mendaftar.
- Masukkan informasi pribadi seperti nomor KK, NIK, dan nama lengkap sesuai KK dan KTP.
- Unggah foto KTP dan swafoto dengan memegang KTP.
- Klik "Buat Akun Baru". Verifikasi dan aktivasi akun akan dikirimkan melalui email dari Kemensos.
- Setelah verifikasi berhasil, buka kembali aplikasi dan pilih menu "Daftar Usulan". Isi data diri sesuai petunjuk yang diberikan.
- Pilih jenis bantuan sosial yang ingin diajukan.
- Kemensos akan memproses verifikasi dan validasi data yang diajukan.
Berikut adalah jumlah bantuan yang baru saja diberikan kepada tujuh kategori penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) 2024:
- Ibu hamil atau baru melahirkan mendapatkan bantuan sebesar Rp750.000 setiap tahap atau total Rp3 juta per tahun.
- Anak balita menerima bantuan sebesar Rp750.000 setiap tahap atau total Rp3 juta per tahun.
- Lansia menerima bantuan sebesar Rp600.000 setiap tahap atau total Rp2,4 juta per tahun.
- Penyandang disabilitas mendapatkan bantuan sebesar Rp600.000 setiap tahap atau total Rp2,4 juta per tahun.
- Anak yang bersekolah di tingkat SD mendapat bantuan sebesar Rp225.000 setiap tahap atau total Rp900 juta per tahun.
- Anak yang bersekolah di tingkat SMP menerima bantuan sebesar Rp375.000 setiap tahap atau total Rp1,5 juta per tahun.
- Anak yang bersekolah di tingkat SMA mendapatkan bantuan sebesar Rp500.000 setiap tahap atau total Rp2 juta per tahun.
DISCLAIMER: NIK dan e-KTP dalam artikel ini bukanlah seluruh pembaca poskota.co.id, melainkan masyarakat yang masuk ke dalam DTKS sebagai penerima bansos dan memenuhi syarat serta kriteria sebagai penerima bantuan sosial dari pemerintah, saldo dana pada artikel ini memiliki arti dari uang tunai bukan aplikasi atau dompet elektronik.
Semoga informasi ini bermanfaat dan memberikan gambaran jelas tentang program bantuan di akhir tahun 2024. Jangan lupa untuk memantau informasi terbaru terkait bantuan sosial di platform resmi pemerintah.
Dapatkan berita dan informasi menarik lainnya di Google News dan jangan lupa ikuti kanal WhatsApp Poskota agar tak ketinggalan update berita setiap hari.