Foto : Empat Tersangka dugaan korupsi dalam Pemberian Fasilitas Ekspor Crude Palm Oil (CPO) ditahan Kejaksaan Agung. (Ist.)

NEWS

Jampidsus Kejagung Hitung Kerugian Negara Akibat Kasus Dugaan Korupsi Pemberian Izin Ekspor Minyak Goreng

Rabu 20 Apr 2022, 10:27 WIB

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Jampidsus Kejaksaan Agung (Kejagung) sedang menghitung total kerugian negara pada kasus dugaan korupsi pemberian izin fasilitas ekspor minyak goreng periode 2021-2022.

Jaksa Agung ST Burhanuddin menyampaikan, pendalaman total kerugian negara dilakukan Kejagung untuk mengetahui potensi dugaan tindakan gratifikasi. 

"Perhitungan kami, sedang dilaksanakan. Kemudian kalau itu ada gratifikasi pasti akan didalami," kata Jaksa Agung ST Burhanuddin dalam siaran persnya, di Jakarta. 

Kemudian, Burhanuddin berjanji bakal menangani perkara korupsi pemberian izin fasilitas ekspor minyak goreng periode 2021-2022 ini secara cepat. 

Menurut Burhanuddin, Tim Jampidsus akan mencari adanya dugaan pelanggaran melawan hukum dalam izin ekspor minyak sawit mentah (Crude Palm Oil/CPO).

"Jadi UU untuk sarana melawan hukum saja. Kami akan segera dalami ini, kami akan minta pada Dirdik Jampidsus harus segera, kita mungkin tidak hal-hal biasa," terangnya.

Selain itu, Burhanuddin juga berjanji akan mempercepat proses penanganan kasus yang merugikan negara ini.

"Kita akan lakukan penanganan ini yang luar biasa, karena memerlukan kecepatan," tegas Burhanuddin.

Waduh! Sebuah Mobil Terperosok, Dinas Pemadam Kebakaran Diturunkan Untuk Penyelamatan

Sementara itu, sebelumnya, Kejaksaan Agung RI telah menetapakan empat tersangka kasus korupsi minyak goreng. Para tersangka diantaranya adalah Direktur Jendral Kementerian Dagang RI, serta tiga orang komisaris perusahaan pengekspor Crude Palm Oil (CPO).

Kepala Jaksa Agung (Kejagung) RI Burhanuddin dalam mengungkapkan,  Tim Penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus telah menetapkan 4 (empat) orang Tersangka.

Penetapan keempat tersangka tersebut terkait dengan Perkara Dugaan Tindak Pidana Korupsi dalam Pemberian Fasilitas Ekspor minya goreng atau Crude Palm Oil (CPO) dan Turunannya pada bulan Januari 2021 sampai dengan Maret 2022, Selasa (19/4/2022). (Ibriza)

Tags:
Jampidsus Kejaksaan Agung (Kejagung) sedang memeriksa total kerugian negarakasus dugaan korupsi pemberian izin fasilitas ekspor minyak goreng periode 2021-2022Kejagung mengatakan adanya potensi dugaan tindakan gratifikasiKejagung sedang menghitung total kerugian negara

Administrator

Reporter

Administrator

Editor