POSKOTA.CO.ID – Tahun 2025 membawa kabar baik bagi para guru di Indonesia.
Pemerintah telah mengumumkan besaran tunjangan sertifikasi guru (TPG) terbaru serta perubahan sistem pencairannya yang kini lebih efisien.
Berikut adalah informasi lengkap mengenai tunjangan guru PNS, Non-PNS, dan P3K yang wajib Anda ketahui.
Besaran Tunjangan Sertifikasi Guru 2025
Tunjangan Guru Non-PNS (Honorer)
Para guru honorer atau Non-ASN kini mendapatkan kenaikan tunjangan. Jika sebelumnya mereka menerima Rp1,5 juta per bulan, kini naik menjadi Rp2 juta per bulan.
Kenaikan ini telah dikonfirmasi oleh Kementerian Pendidikan dan anggarannya telah diamankan sehingga tidak terdampak efisiensi anggaran.
Tunjangan Guru PNS
Besaran tunjangan bagi guru PNS mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 5 Tahun 2024 yang menentukan gaji pokok berdasarkan golongan dan masa kerja. Berikut kisaran gaji pokok guru PNS:
- Golongan 3A: Rp2.785.000 – Rp4.575.200
- Golongan 3B: Rp2.900.000 – Rp4.768.000
- Golongan 3C: Rp3.026.000 – Rp4.970.500
- Golongan 4A: Rp3.287.000 – Rp5.399.000
- Golongan 4E: Rp3.880.000 – Rp6.373.000
- Gaji pokok ini akan disesuaikan dengan masa kerja masing-masing guru.
Baca Juga: Gaji P3K Lulusan SMA Berapa? Cek Nominal dan Tunjangannya
Tunjangan Guru P3K
Untuk guru P3K, tunjangan mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 11 Tahun 2024. Guru P3K umumnya mulai dari Golongan 9, yang setara dengan PNS Golongan 3A. Berikut kisaran gaji pokok P3K berdasarkan golongan:
- Golongan 9 (0 tahun masa kerja): Rp3.203.600
- Golongan 9 (32 tahun masa kerja): Rp5.261.000
- Golongan 10: Rp3.339.000
- Golongan 11: Rp3.480.000
- Golongan 12: Rp3.627.000
- Golongan 17: Rp4.462.000
Meskipun banyak guru P3K memiliki pengalaman honorer bertahun-tahun, saat diangkat menjadi P3K, masa kerja mereka dihitung dari nol.
Baca Juga: Gaji dan Mekanisme Pengangkatan P3K Paruh Waktu Tahun 2025, Simak Info Terbarunya