JAKARTA, POSKOTA.CO.ID – Pencairan bantuan sosial (bansos) Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) saat ini sudah mulai dilakukan untuk seluruh Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Indonesia.
Pencairan bansos BPNT sudah masuk tahap 3 untuk periode Agustus-September 2024. Namun ternyata, banyak penerima yang merasa saldo dana bantuan bansos BNPT belum cair.
Para KPM khususnya untuk bansos Program Keluarga Harapan (PKH) dan BPNT banyak yang mengeluhkan saldo dana bantuan mereka belum cair meskipun sudah dicek secara berkala.
Kendala Pencairan Bansos BPNT PKH
Melansir akun YouTube Info Bansos, terdapat beberapa kendala yang dihadapi oleh KPM terkait dengan pencairan bansos BPNT PKH, di antaranya:
1. Pencairan Dilakukan Bertahap
Proses pencairan bansos sering kali dilakukan secara bertahap. Pada Agustus 2024 ini, pencairan bansos BPNT PKH dilaksanakan secara bergelombang.
Pencairannya tergantung pada kelompok penerima dan jadwal pencairan yang telah ditentukan.
Ada kemungkinan saldo belum masuk ke rekening bank karena belum memasuki jadwal pencairan.
2. Verifikasi dan Proses Transfer
Penerima bansos BPNT PKH harus memastikan bahwa data sudah terverifikasi dengan benar di dalam sistem Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
Sebab jika ada ketidaksesuaian dalam data, seperti informasi rekening bank atau data pribadi, proses transfer saldo dana bantuan bisa jadi tertunda sehingga belum cair.
Sebab verifikasi dilakukan oleh Kementrian Sosial (Kemensos) lewat DTKS untuk memastikan bantuan disalurkan kepada keluarga yang benar-benar membutuhkan.
3. Ada Perubahan Data
Jika ada perubahan dalam komponen keluarga seperti anak yang sudah lulus sekolah atau anggota keluarga yang tidak lagi memenuhi syarat, maka otomatis bansos PKH tidak lagi diberikan.
Hal ini karena PKH mengacu pada komponen keluarga dan kategori pendidikan yang tercatat dalam data Data Pokok Pendidikan (Dapodik) dan DTKS.
Apa yang Harus Dilakukan Jika Saldo Dana Bansos Belum Cair?
Jika Anda memperhatikan bahwa penyebab di atas bukan penyebab saldo dana bansos BPT PKH belum ciair, sebaiknya lakukan hal-lah di bawah ini:
1. Cek Data Secara Menyeluruh
Anda harus memastikan data pribadi dan keluarga yang terdaftar di DTKS dan Dapodik sudah sesuai dan memasukkan data terbaru.
Jika ada anggota keluarga yang belum terdaftar atau informasi tidak sesuai, segera lakukan pembaruan melalui operator desa atau kelurahan.
2. Konfirmasi dengan Pihak Bank
Jika data pribadi sudah benar tetapi saldo dana bantuan masih belum cair, hubungi bank tempat rekening bantuan disalurkan seperti BRI, BNI, BSI, atau Bank Mandiri.
Hal ini harus segera dilakukan untuk memastikan tidak ada masalah teknis terkait akun, rekening bank, atau Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) milik Anda.
3. Pantau Informasi Resmi
Ikuti informasi resmi secara rutin dari Kemensos mengenai jadwal pencairan dan status bantuan Anda, bisa lewat aplikasi Cek Bansos atau laman resmi Kemensos yakni cekbansos.kemensos.go.id.
Karena Kemensos biasanya akan memberikan update terkait proses pencairan dan alasan jika ada keterlambatan kepada pendamping sosial dari setiap daerah tempat KPM berada.
4. Hubungi Pihak Berwenang
Jika setelah semua langkah di atas dilakukan namun bansos BPNT PKH belum juga cair, hubungi pihak berwenang atau pendamping sosial untuk mendapatkan klarifikasi dan solusi lebih lanjut.
Sebab penting bagi penerima bansos BPNT PKH untuk memeriksa data secara rutin dan memastikan bahwa semua informasi yang diperlukan sudah dimasukkan dengan benar.
Proses pencairan bansos yang bertahap dan ketergantungan pada data akurat bisa mempengaruhi waktu pencairan.
Dengan mengikuti langkah-langkah ini, diharapkan masalah terkait bansos BPNT PKH yang belum carit dapat diselesaikan dengan cepat dan tepat.
Dapatkan berita bansos dan informasi menarik lainnya di Google News dan jangan lupa ikuti kanal WhatsApp Poskota agar tak ketinggalan update berita setiap hari.
