Apa Boleh Berolahraga di Ruangan Ber-AC? Cek Faktanya di Sini

Rabu 24 Jul 2024, 20:41 WIB
Fakta mengenai berolahraga di ruangan ber-ac yang dijelaskan oleh dr. Saddam Ismail. (Pixabay/teamsmashgame)

Fakta mengenai berolahraga di ruangan ber-ac yang dijelaskan oleh dr. Saddam Ismail. (Pixabay/teamsmashgame)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Akhir-akhir ini sedang tren mengenai berolahraga di gym yang ruangannya ber-ac. Apa boleh melakukan aktivitas tersebut di ruangan ber-AC? 

Dilansir dari kanal YouTube bernama Saddam Ismail dengan judul konten "APA YANG TERJADI OLAHRAGA DI RUANGAN BER AC - DOKTER SADDAM ISMAIL", akan menjelaskan faktanya. 

Saat berolahraga, tubuh akan panas, berkeringat, dan membuat gerah. Maka dari itu, adanya gym agar olahraga menjadi lebih nyaman, tidak kepanasan, keringat tidak banyak keluar, dan olahraga lebih rileks. 

Tempat fitness atau gym dilengkapi dengan AC agar pelanggan tidak merasakan panas saat berolahraga. Karena tempat tersebut merupakan ruangan tertutup. 

Tubuh manusia bisa memproduksi banyak energi saat berolahraga di tempat yang sejuk dibandingkan dengan olahraga di tempat yang panas. 

Hal ini dikarenakan tubuh manusia lebih lama untuk berkeringat. Durasi olahraganya pun lebih lama ketimbang di tempat yang panas. 

Saat berolahraga di tempat yang panas, maka keringat yang dikeluarkan pun banyak, merasa lelah, letih, lemas, dan lesu. 

Sehingga akan merasa tidak nyaman, memproduksi keringat lebih banyak, tubuh mengeluarkan lebih banyak cairan, dan resiko dehidrasi. 

Fakta Berolahraga di Ruangan Ber-AC

Jadi, dengan adanya konsekuensi berolahraga di tempat yang panas, apakah boleh berolahraga di ruangan ber-ac? 

Jawabannya, boleh saja. Namun, jangan terlalu sering dilakukan. Ada sebagian orang olahraga di ruangan ber-ac tidak dianjurkan. 

Misal, kamu memiliki penyakit asma atau alergi debu, kalau berolahraga di ruangan ber-AC, gejala asma atau alerginya bisa kambuh. 

Apalagi kasusnya AC jarang dibersihkan sehingga debu-debu menempel pada mesin pendingin ruangan tersebut yang menyebabkan kotor. 

Menurut Central of Disease Control (CDC), penyebaran infeksi bakteri Legionella lebih cepat menyebar dalam ruangan ber-AC sehingga menimbulkan masalah di paru-paru. 

Aturlah suhu AC di 22 derajat atau sesuaikan dengan kondisi tubuh. Berolahragalah di tempat yang tidak terlalu panas atau terlalu dingin. 

Jika berolahraga di ruangan yang terlalu dingin, akan menghambat pengeluaran keringat. Sedangkan bila terlalu panas, membuat tubuh cepat lelah dan dehidrasi. 

Demikian penjelasan mengenai fakta berolahraga di ruangan ber-ac yang dijelaskan oleh dr. Saddam Ismail. (Audie Salsabila Hariyadi)

Berita Terkait

News Update