ADVERTISEMENT

DBD di Kota Bogor Capai 750 Kasus, 4 Diantaranya Meninggal Dunia

Kamis, 22 Februari 2024 08:58 WIB

Share
Waspada Demam Berdarah! Ini Cara Ampuh Untuk Mencegahnya
Waspada Demam Berdarah! Ini Cara Ampuh Untuk Mencegahnya

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

BOGOR, POSKOTA.CO.ID - Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Bogor injak hingga 750 kasus di awal tahun 2024 ini. Bahkan, 4 orang dinyatakan meninggal dunia.

Dinas Kesehatan (Dinkes) mencatat ada 750 kasus DBD di wilayah Kota Bogor. Jumlah kasus tersebut terhitung selama periode Januari hingga Februari 2024.

"Pada Januari 2024 sebanyak 389 kasus dan Februari 2024 (tanggal 1-20) sebanyak 361 kasus," kata Kadinkes Kota Bogor Sri Nowo Retno melalui keterangannya, Rabu (21/2/2024).

Retno menyebut, dalam 2 bulan terakhir, pihaknya mencatat ada 4 kasus kematian yang disebabkan oleh DBD ini.

Menurut Retno, pada Februari 2024, terdapat 5 kelurahan yang peningkatan kasus DBD yang cukup signifikan, diantaranya Kelurahan Tanah Sareal 13 kasus, Sukadamai 12 kasus, Kedung Badak, Kedung Halang dan Baranangsiang dengan jumlah kasus masing-masing 11 kasus.

"Laporan kasus DBD harian terbanyak pada tanggal 16 Februari 2024 sebanyak 46 kasus," ucap Retno.

Sedangkan, lanjut Retno, perbandingan jumlah kasus DBD pada 2021-2023 di Kota Bogor berturut-turut sebanyak 526 kasus, 1.531 kasus, dan 1.474 kasus dengan angka kematian sebanyak 7 orang, 9 orang dan 9 orang.

"Angka penderita tertinggi terdapat pada Tahun 2022 dan angka meninggal dunia tertinggi pada tahun 2022 dan 2023. Jumlah kasus DBD tahun 2023 lebih rendah dibandingkan jumlah tahun 2022," ungkapnya.

Untuk upaya pengendalian DBD, lanjut Retno, pihaknya Menerbitkan Surat Edaran Kesiapsiagaan Peningkatan Kasus DBD pada musim penghujan pada tanggal 20 Januari 2024. 

Selain itu, Dinkes pun terus berupaya meningkatan peran serta masyarakat dalam upaya pengendalian vektor nyamuk Aedes Aegypti sesuai Gerakan 1 Rumah 1 Jumantik (G1R1J) dengan melaksanakan kegiatan pemberantasan nyamuk secara mandiri.

Halaman

ADVERTISEMENT

Reporter: Panca Aji
Editor: Fernando Toga
Sumber: -

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT