Trotoar di kawasan Sarinah dijadikan lokasi parkir liar. (foto: poskota/aldi)

Jakarta

Trotoar di Kawasan Sarinah Jadi Tempat Parkir Liar, Satu Motor Ditarif Rp10 Ribu

Rabu 23 Nov 2022, 15:06 WIB

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Pasca dilakukan revitalisasi trotoar yang berlokasi di dekat Mal Sarinah, Menteng, Jakarta Pusat malah digunakan untuk lokasi parkir liar. 

Akibatnya, trotoar yang sejatinya fasilitas untuk pejalan kaki jadi tak bisa dilewati. 

Berdasarkan pantauan poskota.co.id pada Selasa, 22 November 2022 malam, para juru parkir liar tampak berlomba mencari pengendara yang kebingungan memarkir motornya. 

"Ayo-ayo sini parkir Sarinah, masuk-masuk kak/mas," ucap salah seorang juru parkir yang berada di lokasi. 

Mendengar tawaran si juru parkir, pengendara langsung memarkirkan motornya di trotoar. Tampak saat itu, motor-motor sudah memenuhi seluruh badan trotoar. 

Tak tanggung-tanggung, setiap satu unit sepeda motor yang parkir di atas trotar itu pun dibanderol dengan tarif parkir Rp5.000 - Rp10.000.

"Langsung aja kak parkirnya Rp10.000," pinta sang penguasa parkir usai pengendara sepeda motor memarkirkan kendaraannya.

Kemudian, saat ditanya langsung kepada salah satu juru parkir, ia pun mengklaim lahan parkir di atas trotoar tersebut aman. 

"Parkiran ini resmi atau tidak?" tanya poskota.

"Pokoknya aman, sudah parkir di sini," kata salah seorang juru parkir. 

Namun, ketika ditanyakan kartu parkir, juru parkir tersebut juga tak bisa memperlihatkan bukti kartu parkir yang biasa ada di tempat-tempat resmi. 

Keberadaan parkir liar ini diduga melanggar peraturan, padahal dalam Mal Sarinah sudah ada petunjuk berupa papan yang berisi tempat parkir alternatif di Gedung Jaya, Menara Thamrin, dan Oil Centre Building. 

Menyikapi hal ini, Kasudin Perhubungan Jakarta Pusat Wildan Anwar akan segera menindaklanjuti. 

"Segera kita tindak lanjuti laporannya. Saya segera cek pengawasan jajaran kenapa ini terjadi," kata Wildan saat dikonfirmasi awak media. (aldi)

Tags:
Parkir liarsarinahJakarta Pusattrotoar

Reporter

Administrator

Editor