Harga Beras Melonjak Naik, Mendag Zulkifli Hasan Minta Masyarakat Tak Perlu Khawatir

Minggu, 25 September 2022 19:28 WIB

Share
Pasar Induk Beras Cipinang. (Poskota/Ahmad Tri Hawaari)
Pasar Induk Beras Cipinang. (Poskota/Ahmad Tri Hawaari)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Harga beras di pasar melonjak naik dan viral di media sosial.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan (Zulhas) meminta masyarakat tak perlu khawatir soal kenaikan harga beras.

Menurutnya, kenaikan harga beras akan sejalan dengan dana khusus yang dimiliki pemerintah guna mengganti selisish harga tersebut.

"Beras, kedelai, jagung kalau naik kita subsidi. Ada anggarannya, kedelai itu Rp 1.000 per kilogram, jagung Rp 1.500, tergantung kenaikan," kata Zulhas dalam jumpa pers Kinerja 100 Hari Kementerian Perdagangan di Jakarta, Minggu (25/9/2022).

"Beras kalau ada kenaikan bisa dibantu subsidi, jadi enggak usah khawatir karena dibiayai pemerintah, itu sudah dianggarkan. Jadi aman lah beras, aman jangan khawatir kemahalan," tambahnya.

Zulhas juga menjelaskan,terkait mitigasi kenaikan harga beras, pihaknya bersama Perum Bulog akan melakukan intervensi pasar.

Langkah itu agar warga bisa membeli beras dengan harga terjangkau.

"Kita bersama Bulog akan lakukan intervensi pasar, Besok ke Riau juga akan melakukan intervensi pasar," jelas Mendag Zulkifli Hasan.

Ia memaparkan, jika stok beras tak memadai, Zulhas tak sungkan untuk melakukan importasi beras.

"Saya mau dihujat orang pun kalau memang kurang, harus impor beras. Enggak apa-apa karena beras itu pengaruh terhadap inflasi 3,3. Jadi kalau beras langka itu enggak kebayang deh," pungkas Zulhas.

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar