JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Kamaruddin Simanjuntak, Kuasa Hukum Brigadir J terus muncul di berbagai paltform media sosial. Namun kali ini bukan Ferdy Sambo yang dijadikan sasaran tembaknya.
Tapi kali ini ia berkoar-koar dalam membuka borok seorang Dirut BUMN.
Menurutnya, ada seseorang yang mempersiapkan dana untuk Capres 2024.
Dalam rangka mempersiapkan capres itu, ungkap Kamaruddin, seorang Dirut BUMN mengelola 300 triliun. Disuruh atau inisiatif sendiri dia memacari bahkan menikahi berbagai macam wanita.
"Ketemu (wanita) muslim dia muslim, padahal Katolik. Ketemu Hindu, Hindu dia nikahnya. Ketemu Kristen, Kristen dia. Semua agama dilakoni, kesannya nusantara banget gitu," ujar Kamaruddin seperti dilihat Poskota.co.id dalam video yang diunggah Realitatv pada Sabtu (27/8/2022).
Menurutnya, wanita-wanita itu ditempatkannya di sejumlah apartemen, salah satunya di room Presiden Jalan Panjang, Jakarta Barat.
"Itu bintang tujuh itu," tambahnya.
Sementara terkait dengan uang 300 triliun, Kamaruddin mengungkapkan kalau uang itu diinvestasikannya.
"Lalu ada cashback. Cashbacknya diinvestasikan sama perempuan-perempuan ini yang tidak dinikahi secara resmi.
"Dinikahi secara ghoib kayaknya," tambahnya.
Dengan keberadaan wanita-wanita ini, menurut Kamaruddin, dalam per hari dia bisa transaksi hingga 200 juta.
"Entah uang dari mana. Kalian kasih gaji dari mana orang BUMN itu. Namanya PT Taspen. Saya nggak suka pakai etik-etikan," jelasnya.
Ajaibnya, lanjut Kamaruddin, sampai detik ini anak kandungnya yang masih sekolah SD belum dibayar SPPnya dari istri yang resmi, namanya Rina.
"Saya surati presiden diam, saya surati wakil presiden diam. saya surati Komisi 6 diam, saya surati menteri keuangan diam, saya surati Men PANRB diam. Sampai saya surati SDM nya PT Taspen diam, komisi III diam. Lalu saya harus bersurat ke mana lagi, akhirnya saya beritahu ke para pemegang saham," tandas Kamaruddin.