Upaya Jokowi Redakan Perang Ukraina - Rusia, Pengamat: Tidak Mudah Tetapi Bukan Tidak Mungkin

Rabu, 29 Juni 2022 10:00 WIB

Share
Logo G20 Indonesia 2022
Logo G20 Indonesia 2022

POSKOTA.CO.ID - Indonesia menjadi tuan rumah KTT G20 di Bali pada November mendatang.

Sejumlah negara telah mengancam akan memboikot jika Vladimir Putin hadir.

Presiden Joko Widodo, yang saat ini menjabat sebagai ketua negara-negara Kelompok 20 (G20), berupaya meredakan beberapa ketegangan. Termasuk mengundang Ukraina bergabung dalam KTT meskipun bukan anggota G20.

Mantan Duta Besar Indonesia untuk Rusia periode 2016-2020 Wahid Supriadi berpendapat Jokowi menjalin hubungan sangat baik dengan Vladimir Putin, kata Wahid sehingga memungkinkan Indonesia bisa menjadi tuan rumah dialog awal antara kedua negara.

“Langkah pertama akan mendapatkan konfirmasi dari kedua pemimpin untuk datang ke pertemuan G20 di Bali,” ucap Wahid Supriadi seperti dikutip dari VOA pada Senin (27/6/2022).

Dia melanjutkan,"Itu tidak akan mudah tetapi itu bukan tidak mungkin."

Jokowi baru-baru ini mengambil peran yang lebih aktif dalam urusan luar negeri. Termasuk dalam upaya regional untuk membawa perdamaian ke Myanmar setelah kudeta tahun lalu.

Direktur Program Asia Pasifik di Chatham House Ben Bland mengatakan Indonesia berpeluang menemukan titik temu antara para pemimpin Rusia dan Ukraina walau sangat minim.

“Tetapi sebagai salah satu negara berkembang terbesar di dunia dan mitra persahabatan Rusia dan Ukraina, Indonesia adalah suara penting di panggung global,” ujarnya.

Indonesia melakukan apa yang digambarkannya sebagai politik luar negeri non blok yang mandiri dan aktif. Artinya berusaha untuk tetap netral.

Halaman
Reporter: Ignatius Dwiana
Editor: Ignatius Dwiana
Sumber: -
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar