ADVERTISEMENT

Gawat! Ganjar Pranowo Berpeluang Kudeta Kursi Megawati di PDIP Bila Jadi Presiden Diusung Partai Lain 

Jumat, 17 Juni 2022 19:58 WIB

Share
Kolase foto Peneliti LSI Denny JA, Ardian Sopa, Ganjar Pranowo dan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarno Putri. (ist/diolah dari google.com)
Kolase foto Peneliti LSI Denny JA, Ardian Sopa, Ganjar Pranowo dan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarno Putri. (ist/diolah dari google.com)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Elektabilitas dari Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memang menempati posisi teratas menurut hasil Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA.

Mengutip berita jakarta.poskota.co.id, dalam hasil survei LSI Denny JA, Ganjar Pranowo menempati posisi kedua dengan perolehan suara 23,5 persen di bawah Prabowo Subianto, dan unggul atas Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Hal tersebut yang membuat Peneliti LSI Denny JA, Ardian Sopa mengatakan, sangat berpotensi jika orang nomor satu di Jawa Tengah itu diusung sebagai Capres 2024 mendatang, tak terkecuali dari PDIP.

Sayangnya, terdapat beberapa kondisi yang dinilai tidak menguatkan Ganjar untuk diusung partainya yakni PDIP.

Salah satunya yakni, Ganjar menurut Ardian bukanlah figur yang memiliki kekuasaan di partai dalam kata lain hanya anggota partai.

Tak hanya itu, jabatan Ganjar menjadi Gubernur Jawa Tengah juga akan paripurna pada 2023 mendatang. "Sungguh pun Ganjar nomor dua, ia juga tidak menguasai partai, dan jabatan gubernurnya selesai pada bulan September 2023," beber Ardian.

Namun, Ardian menyebut PDIP atau koalisi dari gabungan partai lain mengusung Ganjar menjadi Presiden dan berhasil memenangkan Pilpres, maka bukan tidak mungkin, jabatan Ketua Umum PDIP selanjutnya akan dipegang Ganjar Pranowo.

"Jika ia menjadi calon presiden dari PDIP, dan terpilih sebagai presiden, Ganjar potensial pula menjadi Ketum PDIP setelah Megawati," ujarnya.

Akan tetapi menurut Ardian, kondisi tersebut diperkirakan menjadi kekhawatiran bagi para elit PDIP yang tetap menginginkan kalau ketua umum partai dipegang dari keturunan Soekarno.

"Ini juga dikhawatirkan para elite PDIP yang tetap inginkan Ketua Umum PDIP dari trah Soekarno," ucap dia.

Halaman

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT