HEBOH! Diduga MUI Izinkan Merek Bir Jadi Sponsor Formula E, Warganet: Sekarang Udah Halal Ya Drun?
Rabu, 25 Mei 2022 15:16 WIB
Share
Majelis Ulama Indonesia. (foto: ist)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Program Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Formula E, sedang menjadi salah satu kegiatan yang menghebohkan bagi warganet, lantaran terdapat sponsor dari merek pabrik bir (minuman beralkohol).

Diketahui, balapan Formula E akan diselenggarakan, di Ancol, pada Juni mendatang.

Menanggapi merek pabrik bir tersebut menjadi sponsor Formula E, pegiat media sosial Chusnul Chotimah melalui akun Twitter pribadinya @ChusnulCh__ mempertanyakan sikapdan konsistensi para pendukung Anies Baswedan.

Chusnul menilai, selama ini para pendukung Anies atau biasa disebut Kadrun, selalu membawa label agama dalam setiap aspek kehidupan.

“Ternyata balapan yg dibangga2in dan dibela mati2an sama Kadrun, salah satu sponsornya merek bir,” tulis Chusnul dalam akun Twitter pribadinya, dikutip Rabu (25/5/2022).

Sebelumnya, dalam unggahan yang sama, Chusnul Chotimah sampai menyindir Majelis Ulama Indonesia (MUI), lantaran diduga mengizinkan merek pabrik bir menjadi sponsor perhelatan Formula E.

"Cuma pengen nanya sama @MUIPusat Karnaval @FIAFormulaE di Jakarta yg disponsori Heineken ini HALAL atau HARAM,” katanya.

“Sekarang sdh halal ya drun? @MUIPusat," ujar Chusnul. 

Chusnul juga mempertanyakan konsistensi kadrun yang selama ini sangat anti pemerintah tapi malah mengemis minta sponsor ke BUMN.

 

Presdien Jokowi Secara Resmi Umumkan Warga Indonesia Tidak Wajib Pakai Masker

"Katanya BUMN dibawah pak Erick Thohir makin bangkrut, gagal, rusak dsbnya, tapi knp ngemis2 ke pak Erick agar BUMN mau jadi sponsor formula E? Bingung sy drun," tanya Chusnul.

Sementara itu, sebelumnya, Ketua Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta Anggara Wicitra Sastroamidjojo mempertanyakan tindakan Panitia Pelaksana Formula E yang meminta sponsor kepada Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Menurutnya, ini menunjukkan bahwa Formula E belum mendapat sponsor yang cukup untuk pelaksanaannya.

"Sampai meminta sponsor ke BUMN secara terbuka begitu sebenarnya menunjukkan bahwa panitia lagi cekak karena kekurangan sponsor. Di sisi lain sponsor yang katanya sudah ada belum juga dibuka sampai hari ini," kata Anggara dalam keterangannya yang diterima Poskota.co.id, Selasa (24/5/2022). (Ibriza)

Berita Terpopuler