BEKASI, POSKOTA.CO.ID
Kota Bekasi, kota yang syarat akan sejarah. Perlawanan masyarakatnya terhadap penjajahan tercatat sebagai bagian dari perjuangan warga Bekasi dalam membebaskan diri dari cengkraman penjajah. Hari ini ini, Kota Bekasi memasuki usia yang ke-25 Tahun pada 10 Maret 2022.
Pada usia yang masuk dalam tahun perak ini, Bumi Patriot Kota Bekasi sudah berubah menjadi kota modern dan harmonis.
Plt Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto Tjahyono dalam wawancara khusus dengan Poskota mengatakan, Kota Bekasi yang hari ini merayakan hari jadi ke-25 tahun, sedang menuju kehidupan yang modern dan terdepan.
"Ada proses yang panjang mulai dari pertanian lalu kita berangkat ke semi perkotaan. Akhirnya kita menjadi kota yang metropolis, dan ini menjadi satu motivasi untuk tetap mempertahankan paradigma perilaku, dimulai dari guyub dan rasa gotong royong yang tinggi dari masyarakatnya," ujar Tri Adhianto Tjahyono.
Fakta di lapangan, Kota Bekasi mengalami perkembangan pesat. Ini terlihat dari infrastruktur transportasinya yang masif sehingga wajah kota Bekasi terlihat menjadi kota yang metropolis.
Wajah Kota Bekasi yang modern tidak hanya terlihat dari pembangunan infrastuktur, tetapi juga dari partisipasi pihak swasta, salah satunya PT Summarecon Agung Tbk. Melalui unit usaha Summarecon Bekasi, perusahaan tersebut membangun Flyover yang ikonik yaitu Fly Over KH Noer Ali Summarecon Bekasi. Jembatan yang kokoh nan megah itu membentang 1 km dengan lebar 22 Meter.
Kian modernnya Kota Bekasi juga terlihat dengan bakal hadirnya LRT Jabodebek (Jakarta Bogor Depok Bekasi) pada pertengahan tahun 2022.
Pelayanan Publik
Untuk membuat nyaman warganya, Pemerintah Kota Bekasi sangat memperhatikan pentingnya peningkatan sektor pelayanan publik.
Salah satunya ialah berdirinya Mal Pelayanan Publik (MPP) yang berlokasi di BTC Mal.
Kehadiran MPP ini bertujuan agar masyarakat yang membutuhkan pelayanan administrasi bis dengan mudah. DPMPTSP membuka dua gerai baru yaitu di Atrium Pondok Gede dan Plasa Cibubur, di mana kedua tempat itu bisa memberikan 143 jenis layanan sekaligus.
Sebagai penyangga ibu kota DKI Jakarta, atau wilayah yang masuk dalam kategori aglomerasi, Kota Bekasi menunjukan keunggulannya dengan dibangunya infrastruktur, transportasi, maupun properti.
Tak hanya mall yang bertebaran, Kota Bekasi juga memiliki destinasi wisata yang dapat dikunjungi oleh keluarga tercinta. Salah satunya Air terjun Curug Parigi yang berada di Kelurahan Cikiwul, Kecamatan Bantargebang, Situ Telaga Mas yang berada di Prima Harapan Regency di Bekasi Utara.
Untuk mengembangkan ekspresi Kebudayaan dan olahraga, pemerintah kota Bekasi membangun fasilitas umum. Ada dua gedung yakni Alun alun M Hasibuan Kota Bekasi, dan Gedung Kreatif Center yang berada di Margahayu Kota Bekasi.
Keberadaan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Chasbullah Abdul Madjid Kota Bekasi dan Megahnya Stadion Patriot Chandra Baga, melengkapi identitas kota Bekasi yang modern.
RSUD Chasbullah Abdul Madjid Kota Bekasi, sebagai Rumah Sakit tipe B, RSUD Kota Bekasi telah menuju Rumah Sakit Pendidikan. Menurut Tri kehadiran rumah sakit itu membuat masyarakat lebih tenang karena kalau berobat tidak perlu ke Jakarta. "Operasi jantung atau penyakit berat lain cukup di Bekasi," katanya.
RSUD CAM Kota Bekasi telah memiliki fasilitas baru, Heart, Vascular and brain Centre atau pusat Jantung, Vaskular, dan otak terpadu.
Berdirinya Stadion Patriot Chandra Baga Kota Bekasi juga menambah pesatnya pembangunan Fasilitas lainnya.
Stadion yang kerap dipakai pada event penyelenggaraan nasional dan internasional, diantaranya Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX Jawa Barat sebagai tuan rumah dan Perhelatan Asian Games 2018.
Daya tarik Stadion Patriot Chandra Baga juga kerap jadi rebutan tim elit nasional yaitu Persija Jakarta, Bhayangkara FC bahkan Timnas Indonesia.
10 Penghargaan
Pemerintah Kota Bekasi mengantongi 10 penghargaan. Salah satunya Kota Toleransi tahun 2020 dari Setara Institute.
"Bekasi adalah kota jasa dan perdagangan. Jadi sekarang ini kita ingin memberdayakan masyarakat termasuk didalam UMKMnya. Meningkatkan perekonomian berbasis pada lingkungan hidup, hidroponik maggot, peternak kambing, ayam, lele dsb. Yang penting kita upayakan agar masyarakat jadi kreatif," ulasnya
Pasca pandemi Covid-19, Plt Wali Kota Bekasi Tri Adhianto, menyebut pemulihan ekonomi di kota Bekasi dilakukan secara bertahap dan dilakukan melalui sektor utama yaitu kesehatan.
"Kegiatan memulihkan ekonomi adalah strategi kita yang utama," terangnya
Caranya adalah pemerintah Kota Bekasi memberikan stimulan kepada para pelaku usaha dan peradangan. Tak ayal pelatihan digitalisasi di tengah pandemi juga dilakukan agar pemulihan ekonomi berjalan optimal.
"Kita buat pelatihan digitalisasi, agar penjualan UMKM bisa lebih berkembang. Kita hadirkan para ekspert yang menguasai dibidangnya, agar jadi motivasi," ungkapnya. (Ihsan Fahmi)