POSKOTA.CO.ID - Yogyakarta menjadi salah satu destinasi favorit wisatawan, baik lokal maupun mancanegara.
Sayangnya, jalur utama seperti Pantura (Pantai Utara Jawa) kerap padat, terutama saat liburan atau musim mudik Lebaran.
Kemacetan di jalur ini tidak hanya menghabiskan waktu, tetapi juga meningkatkan risiko kelelahan pengemudi.
Oleh karena itu, memilih jalur alternatif ke Yogyakarta bisa menjadi solusi untuk perjalanan yang lebih lancar dan menyenangkan.
Baca Juga: 10 Tips Menjaga Kesehatan Saat Mudik Lebaran agar Perjalanan Tetap Lancar
Rekomendasi Jalur Alternatif ke Yogyakarta
Jalur Selatan via Bandung-Cilacap-Kebumen
Jika Anda berasal dari Jakarta atau wilayah Jawa Barat, jalur selatan bisa menjadi pilihan menarik.
Rute ini dimulai dari Bandung menuju Cilacap melalui Tasikmalaya, kemudian melanjutkan perjalanan ke Kebumen dan akhirnya tiba di Yogyakarta.
Meskipun jaraknya sedikit lebih panjang, jalur ini menawarkan pemandangan alam pegunungan dan pantai selatan Jawa yang memukau.
Selain itu, kepadatan lalu lintas di jalur ini cenderung lebih rendah dibandingkan Pantura.
Pastikan untuk mempersiapkan kendaraan dengan baik karena beberapa ruas jalan di daerah Kebumen mungkin belum sepenuhnya mulus.
Jalur Tengah via Semarang-Magelang
Bagi yang berasal dari Semarang atau wilayah Jawa Tengah utara, jalur tengah melalui Magelang layak dipertimbangkan.
Dari Semarang, Anda bisa menuju Ungaran, kemudian Salatiga, dan lanjut ke Magelang sebelum tiba di Yogyakarta.
Rute ini relatif sepi dan melewati kawasan dataran tinggi dengan udara sejuk. Selain menghindari kemacetan, Anda juga bisa singgah di destinasi wisata seperti Candi Borobudur atau Dataran Tinggi Dieng jika memiliki waktu luang.
Baca Juga: Penerapan One Way Saat Mudik Lebaran 2025 Berlaku Mulai 27 Maret

Jalur Timur via Surabaya-Madiun-Wonogiri
Untuk pemudik dari Surabaya atau Jawa Timur, jalur timur via Madiun dan Wonogiri bisa menjadi alternatif andal.
Dari Surabaya, arahkan kendaraan ke Madiun, lalu lanjutkan perjalanan melalui Ponorogo dan Wonogiri sebelum masuk ke Yogyakarta.
Rute ini cenderung lebih cepat karena minimnya titik padat seperti di jalur Pantura. Selain itu, Anda bisa menikmati suasana pedesaan Jawa Timur yang asri.
Baca Juga: H-8 Lebaran, Terminal Kalideres Dipadati Pemudik
Tips Memilih Jalur Alternatif ke Yogyakarta
Sebelum memutuskan rute perjalanan, pastikan untuk memeriksa kondisi kendaraan dan memperkirakan waktu tempuh.
Gunakan aplikasi navigasi seperti Google Maps atau Waze untuk memantau kepadatan lalu lintas secara real-time.
Jika memilih jalur selatan atau tengah, siapkan fisik karena medan jalan mungkin lebih berliku. Hindari bepergian pada malam hari jika tidak terbiasa dengan kondisi jalan alternatif.
Memilih jalur alternatif ke Yogyakarta tidak hanya membantu menghindari kemacetan di jalur Pantura, tetapi juga membuka peluang untuk mengeksplorasi keindahan alam dan budaya Jawa yang tersembunyi.
Sesuaikan rute dengan titik awal perjalanan dan pastikan untuk selalu berkendara dengan hati-hati.
Selamat menikmati perjalanan yang lebih nyaman ke Kota Gudeg!