Masjid Raya Bandung merupakan salah satu masjid tertua di kota ini, didirikan sejak tahun 1810.
Masjid ini tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga salah satu tempat bersejarah yang sering dikunjungi oleh warga lokal maupun wisatawan.
Dengan kapasitas sekitar 18.000 jamaah, masjid ini memiliki dua menara yang menjulang setinggi 81 meter dan sebuah taman luas yang dapat digunakan untuk bersantai.
Berada di Jalan Dalem Kaum No. 14, Kota Bandung, masjid ini menjadi tempat yang sempurna untuk merenung sejenak setelah berkeliling di sekitar Jalan Asia-Afrika dan Alun-Alun Bandung.
Sejak direnovasi pada 2001 dan diresmikan pada 2003, masjid ini tidak hanya menawarkan fasilitas ibadah, tetapi juga memberikan suasana yang sangat tenang dan damai.
3. Masjid Al-Imtizaj
Terletak di daerah semi pecinan Bandung, tepatnya di Jalan Wastukencana, Masjid Al-Imtizaj menawarkan pengalaman spiritual yang unik dengan nuansa arsitektur Tionghoa.
Masjid ini dibangun di dalam bangunan eks-Mal Matahari pada tahun 2008, dengan dominasi warna merah, emas, dan kuning yang menciptakan kesan hangat dan menyambut. M
eskipun berkapasitas hanya 200 orang, masjid ini tetap memberikan suasana yang nyaman bagi para jamaahnya.
Ornamen kaligrafi Arab dan tulisan Cina di sekitar masjid semakin menambah kekhasan tempat ini.
Baca Juga: Sempat Pulang ke Rumah, 2 Penusuk Sekuriti SMKN9 Cisoka Ditangkap di Bandung
4. Masjid Al-Imtizaj (Bangunan Sejarah)
Di sekitar Jalan Wastukencana, terdapat pula Masjid Al-Imtizaj, yang dikenal karena sejarahnya yang cukup unik.
Dahulu, bangunan ini merupakan sebuah gedung yang digunakan untuk kegiatan Vrijmetselarij atau freemasonry pada masa Hindia Belanda, yang disebut Loge Sint Jan.