Puasa Syawal Dilakukan Berapa Hari? Simak Jawabannya di Sini

Rabu 02 Apr 2025, 20:36 WIB
Puasa Syawal Dilakukan Berapa Hari? Simak Jawabannya di Sini (Sumber: Unsplash/Rumman Amin)

Puasa Syawal Dilakukan Berapa Hari? Simak Jawabannya di Sini (Sumber: Unsplash/Rumman Amin)

POSKOTA.CO.ID – Setelah menyambut hari kemenangan Idul Fitri, umat Islam dianjurkan untuk melanjutkan amalan ibadah dengan menjalankan puasa Syawal.

Puasa ini termasuk salah satu ibadah sunnah yang sangat dianjurkan karena memiliki keutamaan besar.

Meski sudah merayakan Lebaran, bukan berarti semangat beribadah berakhir begitu saja.

Justru, puasa Syawal menjadi kesempatan emas untuk memperbanyak pahala dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Baca Juga: Muhammadiyah Tetapkan 1 Syawal 1446H Jatuh pada 31 Maret 2025

Puasa Syawal dilakukan berapa hari?

Puasa Syawal dilaksanakan selama 6 hari setelah Hari Raya Idul Fitri. Biasanya, dilaksanakan pada tanggal 2-7 Syawal.

Namun, puasa Syawal juga bisa dilakukan secara terpisah-pisah selama masih di bulan Syawal.

Baca Juga: Kapan Idul Fitri 2025? Ini Jadwal Perkiraan 1 Syawal Menurut Kemenag dan Muhammadiyah

Ilustrasi Puasa Syawal (Sumber: Unsplash/Mufid Majnun)

Niat puasa Syawal berurutan selama 6 hari (dibaca malam hari)

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سِتَّةٍ مِنْ شَوَّالٍ للهِ تعالى

Latin: Nawaitu shauma ghadin ‘an adai sittatin min syawwal lillahi ta’ala

Artinya: Saya niat puasa pada esok hari untuk menunaikan puasa sunah enam hari dari bulan Syawal karena Allah Ta’ala.

Baca Juga: PP Muhammadiyah Resmi Tetapkan 1 Ramadan dan 1 Syawal 1446 H, Simak Informasi Lengkapnya

Niat puasa Syawal tidak secara berurutan (dibaca malam hari)

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ الشَّوَّالِ للهِ تعالى

Latin: Nawaitu shauma ghadin ‘an adaa’i sunnatis Syawwal lillaahi ta‘ala.

Artinya: Aku berniat puasa sunnah Syawal esok hari karena Allah SWT.

Baca Juga: Usai Puasa, Perhatikan Azupan Gizi Saat Memasuki Lebaran dan Bulan Syawal, Ahli Gizi Ingatkan Hal Ini

Niat puasa Syawal saat itu juga karena belum makan dan minum hingga siang hari

نَوَيْتُ صَوْمَ هَذَا اليَوْمِ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ الشَّوَّالِ لللهِ تعالى

Latin: Nawaitu shauma hadzal yaumi ‘an adaa’i sunnatis Syawwaal lillaahi ta‘ala.

Artinya: Aku berniat puasa sunah Syawal hari ini karena Allah SWT.

Keutamaan puasa Syawal

1. Mendapatkan Pahala Seperti Berpuasa Setahun Penuh

Dalam hadits Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Muslim, disebutkan bahwa:

"Barang siapa yang berpuasa Ramadhan kemudian dilanjutkan dengan puasa enam hari di bulan Syawal, maka dia seperti puasa selama setahun." (HR. Muslim no. 1164)

Hadits ini menunjukkan bahwa pahala puasa enam hari di bulan Syawal setara dengan pahala puasa selama setahun penuh.

2. Menyucikan Diri dari Dosa-Dosa Kecil

Puasa Syawal juga memiliki keutamaan untuk menyucikan diri dari dosa-dosa kecil yang mungkin dilakukan selama bulan Ramadhan. Hal ini sebagaimana dijelaskan dalam hadits Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah:

"Puasa Ramadhan menghapus dosa-dosa besar, sedangkan puasa Syawal menghapus dosa-dosa kecil." (HR. Tirmidzi no. 698)

3. Meningkatkan Ketakwaan dan Ketaatan kepada Allah SWT

Puasa Syawal juga dapat menjadi sarana untuk meningkatkan ketakwaan dan ketaatan kepada Allah SWT.

Dengan berpuasa, umat Islam melatih diri untuk menahan hawa nafsu dan meningkatkan disiplin diri.

Baca Juga: Keutamaan Puasa Syawal: Memperoleh Pahala Setahun Penuh dan Menyucikan Diri

4. Mendapatkan Keberkahan dan Kemuliaan

Bulan Syawal merupakan bulan yang penuh dengan keberkahan dan kemuliaan. Menjalankan puasa Syawal berarti ikut serta dalam meraih keberkahan dan kemuliaan di bulan tersebut.

Allah SWT akan memberikan pahala berlipat ganda dan kemudahan bagi umat Islam yang berpuasa di bulan Syawal.

Maka dari itu umat Islam dianjurkan menjalankan puasa Syawal selama 6 hari.

Berita Terkait

News Update