POSKOTA.CO.ID –Setelah sebulan penuh menahan diri dari lapar dan haus, momen Lebaran seolah menjadi ajang ‘balas dendam’ untuk memakan makanan apa saja yang diinginkan.
Apalagi lebaran identik dengan beragam makan enak. Misalnya makanan khas lebaran seperti ketupat, opor ayam, rending, hingga kue kering khas lebaran yaitu nastar dan kastengel.
Memang makana khas tersebut memilki rasa yang enak. Tapi umumnya mengandung banyak kalori, lemak, gula, dan garam yang bisa menyebabkan sejumlah penyakit jika dikonsumsi berlebihan.
Baca Juga: Mantul! Resep Rendang Daging Ala Chef Rudi Choirudin, Cocok Banget Nih Buat Menu Lebaran
Penyakit Saat Lebaran yang Mengintai
Berikut deretan penyakit saat lebaran yang akan mengintai dan perlu diwaspadai, melansir laman yankes.kemenkes.go.id:
1. Flu dan Batuk
Deretan minuman segar yang disajikan saat lebaran biasanya cenderung manis dan dingin, apalagi jika ditambahkan dengan es.
Meskipun akan terasa menyegarkan, namun minuman ini bisa menjadi penyebab flu dan batuk jika dikonsumsi secara berlebihan.
Baca Juga: Rutan Cipinang Buka Layanan Penitipan Makanan Agar Napi Bisa Merasakan Masakan Lebaran Idul Fitri
2. Kolesterol dan Gula Darah Meningkat
Kadar kolesterol dan gula darah di dalam tubuh akan meningkat jika Anda mengonsumsi terlalu banyak makanan manis dan berlemak.
Sebab, makanan tersebut bisa meningkatkan kadar kolesterol dan gula dalam darah, sehingga akan meningkatkan risiko terjadinya diabetes.
Jika Anda tidak mengubah pola makan saat lebaran, maka kolesterol tinggi bisa memicu penyakit stroke dan serangan jantung.
3. Maag
Penyakit maag bisa terjadi akibat perubahan pola makan setelah berpuasa, serta mengonsumsi terlalu banyak makanan pedas saat lebaran.
Gejala mag yang biasa terjadi adalah nyeri pada perut bagian atas, mual, muntah, sering bersendawa, nyeri ulu hati, dan kembung pada perut bagian atas.
Baca Juga: Enak dan Mewah! Resep Balado Telur, Cocok Jadi Menu Rumahan dan Sajian Saat Lebaran, Yuk Bikin!
4. Diare
Diare bisa saja terjadi akibat mengonsumsi makanan dan minuman yang terpapar bakteri, yang seringnya tidak disadari.
Gejala diare yang muncul antara lain sakit perut, feses yang cenderung padat, kram perut, hingga meningkatkan frekuensi bang air besar (BAB).
5. Hipertensi
Jika Anda memiliki riwayat penyakit darah tinggi (hipertensi), sebaiknya hindari makanan yang berlemak saat lebaran sebanyak mungkin.
Sebab jika semakin parah, hipertensi bisa membuat pengidapnya mengalami pusing, sakit kepala, mual, kelelahan, hingga penglihatan buram.
Baca Juga: Cegah Kenaikan Berat Badan Akibat Makanan Berlemak Saat Lebaran dengan 7 Jenis Olahraga Ini!
6. Radang Tenggorokan
Radang tenggorokan bisa terjadi akibat terlalu banyak mengonsumsi makanan pedas. Gejalanya antara lain rasa sakit pada tenggorokan, sakit saat menelan, dan sakit kepala yang hebat.
7. Asam Urat Naik
Beberapa keluarga di Indonesia memiliki tradisi menghidangkan makanan olahan jeroan seperti ati, usus, paru, atau daging merah berlemak saat lebaran.
Makanan tersebut tinggi purin, sehingga bisa meningkatkan kadar asam urat jika dikonsumsi berlebihan. Kadar asam urat bisa melonjak jika konsumsi makanan di atas dibarengi dengan keripik emping.