Selain itu, data kecelakaan lalu lintas pada Selasa, 25 Maret 2025, mencatat 148 kejadian. Dari jumlah tersebut, 10 orang meninggal dunia, 19 orang mengalami luka berat, dan 201 orang mengalami luka ringan.
Total kerugian materi akibat kecelakaan ini diperkirakan mencapai Rp197.300.000.
"Penerapan one way di KM 47 hingga KM 70 pada Selasa, 25 Maret 2025, masih belum diberlakukan. Penerapan contra flow dari KM 57 hingga KM 70 juga masih belum diberlakukan," terang Erdi.
Erdi mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik dan balik Lebaran 2025 untuk memastikan kondisi fisik dalam keadaan sehat.
Ia juga mengingatkan agar pengemudi memeriksa kondisi kendaraan sebelum berangkat, menjaga jarak aman, tetap berkonsentrasi, serta memanfaatkan rest area secara efektif untuk beristirahat.
Selain itu, saldo uang elektronik juga perlu dipastikan mencukupi sebelum memasuki jalan tol.
"Untuk para pemudik yang akan ataupun sedang melakukan perjalanan mudik dapat mengakses aplikasi Google Maps untuk mendapatkan informasi mengenai arus lalu lintas," imbaunya.