Kabar Baik! Dana Gratis Rp1.800.000 dari PIP 2025 Segera Dicairkan untuk Siswa Pemilik NIK dan NISN Ini Dalam Waktu Dekat!

Kamis 30 Jan 2025, 09:40 WIB
Bantuan dana gratis dari PIP 2025 akan segera diberikan kepada para peserta didik terdaftar. (Poskota/Rivero Jericho S)

Bantuan dana gratis dari PIP 2025 akan segera diberikan kepada para peserta didik terdaftar. (Poskota/Rivero Jericho S)

POSKOTA.CO.ID - Bantuan dana gratis dari Program Indoesia Pintar (PIP) tahun 2025 ini dipastikan akan kembali cair kepada siswa-siswi peserta didik.

Peserta didik dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK) Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) yang terdaftar sebagai penerima PIP akan kembali menerima bantuannya dalam waktu dekat.

Melalui program bansos ini, para peserta didik akan menerima bantuan berupa dana gratis dengan nominal yang disesuaikan jenjang pendidikannya.

Baca Juga: Pencairan Dana PIP 2025 Rp450.000 hingga Rp1.800.000 Segera Disalurkan untuk Peserta Didik yang Memenuhi Syarat, Cek Selengkapnya

Update Terbaru Dana Gratis PIP 2025

Bantuan ini terpantau sudah mulai dipersiapkan oleh pemerintah agar segera dicairkan kepada peserta didik utuk memenuhi kebutuhan pendidikannya.

Melansir dari kanal YouTube Medi Tutorial pada Kamis 30 Januari 2025, bantuan ini dipastikan akan dicairkan dalam waktu yang dekat ini.

"Bantuan dana gratis PIP akan disalurkan peda pesert didikk yang sudah diberi SK Pencairan dan juga melakukan aktivasi rekening Simpanan Pelajar (SimPel)" ujar pemilik kanal YouTube Medi Tutorial ppada salah satu video-nya yang diunggah pada Rabu, 29 Januari 2025.

Baca Juga: Penting! Status Penerima Bansos PIP akan Guggur Jika Tidak Lakukan Hal Ini Sebelum 31 Januari 2025

Oleh sebab itu, para KPM yang belum melakukan aktivasi rekening bisa segera melakukan aktivasi rekening sebelum tanggal 31 besok.

"Peserta didik mulai dari SD-SMA sederajat diwajibkan untuk memiliki kartu SimPel ataupun melakukan aktivasi rekening untuk mendapatkan bantuannya" ujar Medi Tutorial

Hingga hari ini, pemerintah juga masih mempersiapkan Data Tunggal Sosial Ekonomi (DTSE) yang menggantikan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) sebagai basis atau acuan data penerima bantuan.

Berita Terkait
News Update