POSKOTA.CO.ID – Saat ini, keberadaan Jamu telah menjadi warisan budaya yang diwariskan secara turun-temurun selama berabad-abad.
Minuman herbal tradisional khas Indonesia ini tak hanya kaya akan manfaat, Jamu memiliki popularitas yang meningkat baik di dalam negeri maupun mancanegara, terutama sejak pandemi COVID-19.
Menurut laporan Foodandwine, jamu digambarkan sebagai penyembuh segala penyakit yang merepresentasikan kekayaan budaya, tradisi, dan keanekaragaman alam Indonesia.
Popularitas Jamu Mendunia
Hampir setiap keluarga di Indonesia memiliki resep jamu khas yang diracik dari bahan alami seperti kunyit, jahe, dan asam jawa dengan cita rasa khas.
Pandemi Covid-19 kemarin nyatanya telah mendorong masyarakat untuk kembali mengonsumsi jamu sebagai upaya meningkatkan imunitas.
Ramuan herbal yang dapat disajikan secara hangat atau dingin ini menjadi pilihan populer, terutama berkat khasiatnya dalam menjaga kesehatan tubuh.
Jamu tak lagi hanya dikenal di Indonesia. Di kota-kota besar, muncul kafe modern seperti Acaraki dan Suwe Ora Jamu yang menghadirkan jamu dengan sentuhan inovatif.
Baca Juga: Menu Makanan Simpel! Ini Dia Resep Semur Daging Lezat dan Bergizi Khas Indonesia
Bahkan, hotel mewah seperti St. Regis Bali saja telah mengintegrasikan bahan jamu dalam menu koktail yang mereka miliki.
Popularitas jamu juga merambah ke Amerika Serikat. Generasi muda Indonesia-Amerika mulai merangkul tradisi ini dan memperkenalkannya dalam gaya yang lebih modern.