KPM dengan NIK e-KTP di kategori ini berhak untuk terima saldo dana gratis Rp600.000 dari bantuan sosial PKH 2025. (Sumber: Poskota/Herdyan Anugrah Triguna)

EKONOMI

NIK e-KTP Milik KPM Ini Tercantum sebagai Penerima Saldo Dana Gratis Rp600.000 dari Bantuan Sosial PKH 2025, Cek di Sini Kategorinya!

Kamis 16 Jan 2025, 11:35 WIB

POSKOTA.CO.ID - Saldo Dana Gratis Rp600.000 akan segera dicairkan pemerintah untuk KPM pemilik NIK e-KTP ini yang masuk kategori lansia dan penyandang disabilitas melalui subsidi bantuan sosial PKH untuk penyaluran alokasi Januari hingga Maret 2025, Cek jadwal dan kategorinya di sini!

Pemerintah memulai kembali untuk melanjutkan proses pencairan melalui Program Keluarga Harapan tahap pertama untuk alokasi Januari hingga Maret 2025.

KPM yang telah terdaftar di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) atau Data Tunggal Sosial Ekonomi (DTSE) berkesempatan untuk menerima pencairan saldo dana dari pemerintah apabila datanya berhasil terverifikasi.

Untuk Anda yang masuk dalam kategori sebagai KPM lansia dan penyandang disabilitas akan mendapatkan saldo dana sebesar Rp600.000 untuk satu kali tahap pencairan.

Saat ini proses pencairannya akan memasuki tahap penyaluran pertama di awal Januari hingga Maret 2025 dan berlangsung hingga akhir tahun ini.

Total ada empat kali penyaluran untuk penerima PKH 2025 yang terbagi menjadi tiga bulan sekali dengan nominal dan total jumlah yang berbeda untuk setiap kategorinya. Berikut ini adalah jadwal pencairan PKH 2025 di sini!

Baca Juga: NIK di KTP atas Nama Anda Berhak Menerima Saldo Dana Gratis Rp400.000 dari Bantuan Sosial BPNT 2025, Intip Proses Penyalurannya di Sini

Jadwal Pencairan Bantuan Sosial PKH 2025

  1. Tahap I Mulai dari Januari hingga Maret 2025
  2. Tahap II Mulai dari April hingga Juni 2025
  3. Tahap III Mulai dari Juli hingga September 2025
  4. Tahap IV Mulai dari Oktober hingga Desember 2025

Untuk KPM kategori lansia dan penyandang disabilitas akan terima saldo dana sebesar Rp200.000 setiap bulannya yang diakumulasi menjadi tiga bulan sekali dengan totalnya sebesar Rp600.000.

Pencairan bantuan dikirim ke rekening KKS milik KPM melalui bank penyalur seperti BRI, BNI, BSI, dan Mandiri atau melalui PT Pos Indonesia.

Dilansir dari channel Youtube 'Gania Vlog' Bansos PKH tahap 1 akan disalurkan secara bertahap dan berbeda-beda pada setiap daerahnya.

Baca Juga: Perubahan Sistem Penyaluran Bantuan Sosial dari DTKS ke DTSE, Bagaimana Mekanismenya? Simak Penjelasan lengkapnya

Pastikan nama Anda sudah masuk dalam data bayar yang menerima Surat Perintah Pencairan Dana atau SP2D di SIKS-NG.

Terdapat tiga komponen yang terbagi menjadi tujuh kategori untuk menerima bantuan dari PKH 2024. Komponen dalam bantuan sosial PKH terdiri dari kesehatan, pendidikan, dan sosial. Cek rinciannya di sini!

Daftar Penerima Bantuan Sosial PKH 2025

  1. Siswa SD
  2. Siswa SMP
  3. Siswa SMA
  4. Ibu Hamil atau Nifas
  5. Balita Usia Dini (0-6 Tahun)
  6. Penyandang Disabilitas Berat
  7. Lansia berumur 70 tahun ke Atas

Setiap kategori di atas akan mendapatkan nominal yang berbeda dalam satu kali tahap pencairan ataupun selama satu tahun.

Untuk mengetahui status Anda silahkan cek melalui laman resmi Kemensos di cekbansos.kemensos.go.id dengan memasukkan alamat lengkap sesuai KTP, nama penerima manfaat dan verifikasi menggunakan kode captha yang tertera di laman tersebut.

Baca Juga: Selamat! NIK KTP Milik Penerima Bantuan Sosial PKH 2025 Ini Terdata Menerima Saldo Dana dari Pemerintah, Cek di Sini Informasinya!

Pencairan PKH 2025 bisa dilakukan melalui bank himbara, PT Pos Indonesia, penyaluran melalui komunitas atau layanan door to door untuk KPM yang memiliki akses terbatas dalam melakukan mobilitas.

DISCLAIMER: Tidak semua pemilik NIK KTP yang terdaftar resmi di DTSE dapat menerima bantuan sosial saldo dana gratis dari pemerintah melalui PKH. Ada beberapa syarat penting dan tahapan untuk bisa menerima dana dari pemerintah ke rekekening KKS milik KPM.

Tags:
PKH 2025 Bantuan Sosial Cara Klaim Saldo DANA Gratis Klaim Saldo DANA Gratis Saldo Dana Gratis

Herdyan Anugrah Triguna

Reporter

Herdyan Anugrah Triguna

Editor