POSKOTA.CO.ID - Dengan berbagai modus dan trik licik, pinjaman online (pinjol) illegal semakin marak dan mampu menyadap WhatsApp, galeri, hingga informasi pribadi lainnya yang tersimpan di HP Anda.
Aplikasi pinjol ilegal sendiri sering kali tidak tersedia di platform resmi seperti Google Play Store atau App Store.
Mereka biasanya mengharuskan pengguna untuk mengunduh file APK dari situs web atau tautan tertentu. Di sinilah risiko utama dimulai, karena file APK tersebut bisa disusupi malware atau virus.
Setelah aplikasi pinjol ilegal terinstal, mereka biasanya meminta izin untuk mengakses berbagai fungsi di HP Anda, seperti kamera, mikrofon, dan penyimpanan.
Jika Anda memberikan izin tersebut, pinjol akan memiliki kendali penuh untuk melihat atau bahkan memanfaatkan data pribadi tanpa sepengetahuan Anda.
Modus Licik yang Harus Diwaspadai
Pinjol ilegal tidak hanya bergantung pada aplikasi untuk mencuri data. Mereka juga menggunakan berbagai trik seperti yang dikutip dari kanl YouTube Fintech Id.
1. Mengirim file mencurigakan melalui WhatsApp
Dokumen, gambar, atau tautan yang mereka kirimkan sering kali mengandung malware tersembunyi yang dapat menginfeksi perangkat Anda.
2. Memanfaatkan pesan manipulatif
Mereka mungkin mengirimkan pesan yang mendesak Anda untuk mengklik tautan tertentu, seperti untuk "verifikasi data" atau "penawaran pinjaman."
3. Menargetkan korban melalui media sosial
Iklan pinjol ilegal sering muncul di platform media sosial, menawarkan proses mudah tanpa syarat ketat, tetapi berujung pada jebakan yang merugikan.
Risiko Penyadapan Pinjol Ilegal
Jika perangkat Anda sudah terinfeksi, berikut adalah beberapa risiko yang bisa Anda alami dari penyadapan pinjol ilegal
1. Data Anda Disalahgunakan
Ketika aplikasi pinjol ilegal berhasil menyusup ke perangkat Anda, mereka dapat mengakses berbagai data pribadi, seperti kontak pribadi, foto dan video pribadi, hingga data identitas.
2. M-Banking Diretas
Salah satu ancaman terbesar dari penyadapan pinjol ilegal adalah pencurian informasi finansial Anda. Dengan menyusup ke perangkat Anda, mereka dapat mencatat informasi login m-banking, termasuk username dan password, melalui keylogger atau metode pengintaian lainnya.
3. Privasi Anda Terancam
Jika pinjol mendapatkan akses ke WhatsApp Anda, mereka bisa membaca seluruh isi pesan, baik yang sudah ada maupun yang akan datang.
Hal ini sering dimanfaatkan untuk mendapatkan informasi lebih lanjut tentang keuangan Anda atau untuk menipu kontak dengan berpura-pura menjadi Anda.
Tips Mencegah Risiko Pinjol Ilegal
Agar terhindar dari ancaman penyadapan dari pinjol ilegal, lakukan langkah-langkah berikut dengan seksama.
1. Jangan Install Aplikasi dari Sumber Tidak Resmi
Selalu unduh aplikasi hanya dari platform resmi seperti Google Play Store atau App Store. Jika sebuah aplikasi meminta Anda mengunduh file APK, abaikan saja.
2. Periksa Izin Aplikasi
Sebelum menginstal aplikasi, periksa izin yang diminta. Jika aplikasi meminta akses yang tidak relevan dengan fungsinya, seperti kamera atau mikrofon, jangan berikan izin tersebut.
3. Hindari Klik Tautan Asing
Jangan pernah mengklik tautan atau membuka file yang dikirimkan oleh pihak yang tidak dikenal, terutama dari pinjol ilegal.
4. Lakukan Reset Pabrik Jika Sudah Terinfeksi
Jika Anda curiga bahwa HP Anda telah terinfeksi, segera lakukan reset pabrik untuk menghapus semua malware atau virus yang mungkin tersimpan. Jangan lupa untuk mencadangkan data penting sebelum melakukannya.
5. Gunakan Antivirus Terpercaya
Tips terakhir, segera instal aplikasi antivirus di HP Anda untuk mendeteksi dan mencegah ancaman seperti malware atau spyware.
Risiko penyadapan oleh pinjol ilegal bukanlah hal yang bisa dianggap enteng. Dampaknya tidak hanya pada keuangan Anda, tetapi juga pada privasi, reputasi, dan bahkan hubungan social.
Lindungi diri Anda dan keluarga dari ancaman penyadapan pinjol ilegal dengan terus meningkatkan kewaspadaan dan pengetahuan tentang keamanan digital. Jangan sampai terlambat untuk bertindak!
Dapatkan berita dan informasi menarik lainnya di Google News dan jangan lupa ikuti kanal WhatsApp Poskota agar tak ketinggalan update berita setiap hari.