POSKOTA.CO.ID – Selamat bagi para pemegang Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
Anda telah tervalidasi sebagai penerima Bantuan Sosial (Bansos) dari pemerintah sebesar Rp2.400.000 per tahun melalui Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).
PKH dan BPNT adalah dua bentuk bantuan yang disalurkan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) sebagai dukungan ekonomi.
Dalam beberapa kasus, KPM yang awalnya hanya menerima satu jenis bantuan, dapat tervalidasi oleh sistem untuk menerima bantuan tambahan lainnya berdasarkan data DTKS.
Ciri KPM Validasi by Sistem
Berikut adalah ciri-ciri KPM yang berpotensi tervalidasi otomatis sebagai penerima bantuan sosial.
1. Penerima BPNT Murni dengan Komponen PKH
KPM yang hanya menerima BPNT atau bantuan sembako murni, bisa tervalidasi sebagai penerima PKH jika mereka memiliki salah satu komponen PKH, seperti ibu hamil, balita, anak usia sekolah, lansia, atau penyandang disabilitas. Data KPM harus sesuai di DTKS dan Dapodik untuk validasi.
2. KPM yang Pernah Menerima PKH
KPM yang sebelumnya pernah menerima PKH tetapi terhenti karena alasan seperti data yang tidak valid atau komponen yang habis, masih bisa tervalidasi ulang oleh sistem.
Jika hanya menerima BPNT, KPM ini dapat kembali mendapatkan PKH setelah validasi.
3. Kondisi Sosial Ekonomi dalam Skala Prioritas
KPM dengan kondisi ekonomi yang tergolong skala prioritas, seperti pendapatan rendah, kondisi rumah yang kurang layak, dan pengalaman kekurangan pangan, memiliki peluang lebih besar tervalidasi.
Skala prioritas ini ditentukan dari data survei lapangan dan digunakan untuk menentukan kelayakan di SIKS-NG.
4. Pendaftaran Mandiri Melalui Aplikasi Cek Bansos
KPM yang mendaftar melalui aplikasi Cek Bansos dari Kementerian Sosial juga memiliki peluang lebih besar tervalidasi.