ADVERTISEMENT

Misteri Mayat Pria Tergeletak di Pantai Cerocoh Terungkap, Begini Penjelasan Polres Serang

Selasa, 5 Maret 2024 15:17 WIB

Share
Petugas forensik RS Bhayangkara saat akan mengevakuasi mayat pria tanpa identitas di Pantai Cerocoh, Kabupaten Serang.(Istimewa)
Petugas forensik RS Bhayangkara saat akan mengevakuasi mayat pria tanpa identitas di Pantai Cerocoh, Kabupaten Serang.(Istimewa)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

SERANG, POSKOTA.CO.ID - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Serang berhasil mengungkap misteri penemuan mayat pria tanpa identitas yang tergeletak di Pantai Cerocoh, Desa Domas, Kecamatan Pontang, Kabupaten Serang.

Mayat pria yang sudah membusuk itu, teridentifikasi bernama Raden Ilmuan Ahmadi (21 tahun). Korban merupakan warga Kampung Kaman Sari, Desa dan Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang.

"Identitas korban sudah diketahui dan diakui oleh pihak keluarga sebagai Raden Ilmuan Ahmadi warga Kecamatan Cikande. Identik dari gigi, tinggi badan, kaos, dan celana yang dikenakan korban," ungkap Kapolres Serang, AKBP Candra Sasongko kepada Poskota.co.id, Selasa, 5 Maret 2024.

Berdasarkan visum dokter Forensik RS Bhayangkara, Candra menjelaskan tidak ada bekas kekerasan pada jasad pria tersebut. Menurutnya, korban sudah tak bernyawa sekitar 5-10 hari.

"Sesuai keinginan dari pihak keluarga, jasad korban tidak dilakukan autopsi dan kita telah serahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan," jelasnya.

Lebih lanjut Candra mengatakan berdasarkan keterangan dari pihak keluarga, korban pergi dari rumah pada 26 Februari 2024. Korban yang diduga menderita gangguan mental, pergi dari rumah karena marah tidak dibelikan hp.

"Ketika pergi dari rumah, keterangan kakak kandung, korban mengenakan kaos dan celana seperti pada saat ditemukan meninggal dunia," tandasnya.

Diberitakan Poskota.co.id sebelumnya, nelayan di Pantai Cerocoh, Desa Domas, Kecamatan Pontang menemukan mayat pria tergeletak di antara pohon bakau pada Minggu, 3 Maret 2024.

Kapolsek Pontang, AKP Junaedi menjelaskan jasad korban pertama kali ditemukan nelayan setempat bernama Sarnadi (39) dan Kaspin (50).

Penemuan bermula saat keduanya mencium aroma busuk. Penemuan mayat pria tersebut kemudian dilaporkan ke Mapolsek Pontang.(Rahmat Haryono)

ADVERTISEMENT

Reporter: Rahmat Haryono
Editor: Febrian Hafizh Muchtamar
Sumber: -

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT