ADVERTISEMENT

Data Sirekap Kacau, KPU Pandeglang Tunda Pleno Rekapitulasi Penghitungan Suara Pemilu 2024

Senin, 19 Februari 2024 15:09 WIB

Share
Ketua KPU Pandeglang, Nunung Nurazizah.(Poskota.co.id/Samsul Fathony)
Ketua KPU Pandeglang, Nunung Nurazizah.(Poskota.co.id/Samsul Fathony)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

PANDEGLANG, POSKOTA.CO.ID - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pandeglang menunda agenda pleno rekapitulasi suara Pemilu 2024 tingkat kecamatan.

Sebelumnya, KPU mengagendakan pleno rekapitulasi di tingkat kecamatan pada Senin (19/2/2024). Namun mundur pada Selasa (20/2/2024).

Ketua KPU Pandeglang, Nunung Nurazizah membenarkan bahwa pleno rekapitulasi suara di 35 kecamatan di Kabupaten Pandeglang diundur dari jadwal yang telah ditentukan sebelumnya.

Nunung menjelaskan, semula rapat pleno telah berlangsung pada Senin (19/2/2024), tetapi KPU RI melalui KPU Provinsi mengintruksikan pleno ditunda, karena harus menunggu data yang diunggah Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap) terlebih dahulu.

"Mungkin publik juga tahu bahwa Sirekap ini masih kurang begitu akurat dalam mengkonversi dari data gambar ke angka, sehingga kami harus memverifikasi keseluruhan C hasil yang diupload dari KPPS itu menjadi data yang sesuai," ungkapnya, Senin (19/2/2024).

Nunung mnenambahkan, kendala tersebut mengakibatkan angka tidak sesuai dengan jumlah pemilih. Adapun sejauh ini progres yang sudah diverifikasi KPU Pandeglang Pemilu 2024 kategori Pilpres, yakni sebesar 71 persen.

"Selain itu, untuk Pileg DPR RI 60 persen, DPD 65 persen, DPRD Provinsi 50 persen, dan DPRD Kabupaten/Kota 51 persen," katanya.

Saat ini, lanjut dia, proses pembenahan sedang berlangsung. Pihaknya menargetkan pembenahan selesai, setidaknya mendekati angka 90 persen.

"Sehingga pleno di tingkatan PPK itu hanya sedikit mengkoreksi beberapa hal-hal yang mungkin tidak terupload di Sirekap, seperti foto yang memang kurang akurasi, pencahayaan, atau dari perangkatnya yang tidak bisa merekam sama sekali," ujarnya.

Lebih lanjut, Nunung menjelaskan, kendala yang terjadi pada saat input data ke Sirekap, di antaranya gambar tidak jelas, petugas KPPS tidak fokus karena lelah, dan lain sebagainya.

Halaman

ADVERTISEMENT

Reporter: Samsul Fathony
Editor: Febrian Hafizh Muchtamar
Sumber: -

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT