BOGOR, POSKOTA.CO.ID - Kasat Lantas Polres Bogor, AKP Rizky Guntama menyebut, crane yang terjungkir di Jalan Raya Mayor Oking, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, tak membuat macet lalu lintas.
"Untuk arus lalin lancar dalam artian kejadian crane ini tidak mengganggu arus lalu lintas, hanya menjadi pusat tontonan itu yang menjadi keramaian," katanya kepada wartawan, Rabu (15/11/2023).
Rizky menyebut, crane tersebut terjungkir sekira pukul 03.00 WIB.
Yang mana, crane tersebut terjungkir karena mengangkat gorong-gorong seberat 11 ton.
"Ternyata crane yang mengangkat gorong-gorong yang 11 ton itu tidak bisa terangkat, akhirnya terbalik jadi bannya mengangkat," paparnya.
Menurut Rizky, proses evakuasi pengangkatan crane tersebut berlangsung selama 30 menit.
"Kalau untuk korban jiwa sama materil tidak ada, kondisi saat ini operatornya baik-baik saja," terangnya.
Diberitakan sebelumnya, Kendaraan proyek berukuran besar yang menyerupai robot 'Transformer' terjungkal di Jalan Mayor Oking, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, warga heboh.
Alat berat berjenis truk crane itu merupakan kendaraan yang tengah digunakan dalam pengerjaan proyek revitalisasi aliran sungai di jalan mayor oking tersebut.
Salah satu warga yang tengah melintas, Mutia mengaku kaget dengan adanya kendaraan besar yang menjulang tinggi di tengah kondisi proyek pembangunan.
Bahkan, yang membuat hebohnya lagi, truk crane tersebut terjungkal di tengah jalan raya mayor oking, sehingga tak sedikit warga atau pengendara yang melintas menghentikan lajunya untuk menerka peristiwa apa yang terjadi.
"Iya kaget, dikira teh apa. Karena awalnya ngelihat dari jauh itu kayak transformer pas dideketin ternyata mobil besar yang ngerjain proyek," ujar perempuan 24 tahun tersebut, Rabu (15/11/2023).
Sementara itu, Kapolsek Cibinong AKP Waluyo menjelaskan, peristiwa yang terjadi sekitar pukul 03.00 WIB pagi tersebut berawal ketika alat berat itu memindahkan boks gorong-gorong di area proyek.
"Namun karena bebannya terlalu berat, crane tersebut kehilangan kendali, tidak kuat mengangkat beban hingga terjungkal," kata Waluyo.
Waluyo memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Hanya saja, dia belum mengetahui kapan alat berat itu dievakuasi.
"Masih nunggu dievakuasi karena harus pakai alat berat juga. Namun kondisi (lalu lintas) saat ini masih terkendali," Pungkasnya. (Panca Aji)