Bripka RR Dengar Tangisan saat Brigadir J dan Putri Candrawathi Berduaan di Kamar

Selasa, 6 Desember 2022 06:51 WIB

Share
Bripka Ricky Rizal atau Bripka RR saat di persidangan. (foto: poskota)
Bripka Ricky Rizal atau Bripka RR saat di persidangan. (foto: poskota)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Bripka Ricky Rizal atau Bripka RR mengatakan sempat mendengar suara tangisan saat Brigadir J menghadap istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, di rumah Magelang, Jawa Tengah.

Hal tersebut bermula ketika Bripka RR menanyakan ke Brigadir J perihal perselisihannya dengan Kuat Ma'ruf.

"Saya keluar lewat pintu depan, saya lihat Yosua ada di ujung depan garasi tetangga. Saya samperin, 'Yos, ada apa?', 'nggak tahu, Bang, kenapa itu Kuat tiba-tiba marah sama saya'," kata Ricky dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin, 5 Desember 2022.

Bripka RR lantas meminta Brigadir J menghadap Putri Candrawathi lantaran sebelumnya istri Ferdy Sambo itu mencarinya. Brigadir J, menurut Ricky, kemudian menghadap Putri dan mengobrol berdua di dalam kamar.

"Saya sempat kepo Yang Mulia, ada apa sih, saya coba dengar, saya dengar cuman hmmm (isakan tangis). Ada pembicaraan tapi kecil," kata Ricky.

"Berapa lama?" tanya hakim Wahyu Imam Santoso.

"Kurang dari 10 menit," jawab Ricky lagi.

Setelah itu, Brigadir J disebutnya keluar dari kamar dengan kondisi mata yang tampak habis menangis. Ricky pun mengaku saat itu kembali bertanya soal peristiwa yang terjadi, namun dijawab hal yang sama oleh Yosua.

"Yosua bilang Ibu mau istirahat. Keluar itu Yosua kayak setelah menangis matanya. Terus saat perjalanan turun saya tanyakan lagi, 'Yos, ada apa, sih?', 'nggak papa, Bang'. 'Kok nggak papa, sih'. Saya pikir perselisihan tadi antara Yos dan KM sudah diselesaikan Ibu," jelas Ricky.

Sekadar informasi, Bripka RR menjadi saksi dalam sidang lanjutan kasus pembunuhan Brigadir J dengan terdakwa Bharada Richard Eliezer dan Kuat Ma'ruf di PN Jakarta Selatan (Jaksel), Senin 5 Desember 2022. 

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar