Hilang Akal Sehat demi Konten

Selasa, 6 Desember 2022 06:56 WIB

Share
Ilustrasi. (ilustrator: poskota/arif)
Ilustrasi. (ilustrator: poskota/arif)

BELAKANGAN ini perhatian Nurdin tak pernah lepas dari layar ponsel miliknya. Memang sebagai orang berprofesi sebagai driver ojek online (ojol), ponsel merupakan ‘senjata’ andalan yang sangat dibutuhkan. Namun sejatinya untuk urusan mencari orderan ojol, gawai digunakan. Tapi tidak buat Nurdin, pasca bekerja dirinya tak lepas pandangan dan perhatian dari ponselnya.

Perilaku itu yang membuat Erna, istrinya jengkel. Bahkan sampai ke kamar mandi pun Erna kerap melihat suaminya membawa HP. Usut punya usut, Erna akhirnya mengetahui kalau suaminya itu sudah punya akun media sosial (medsos) sendiri. Ditambah sang suami sudah paham dengan istilah konten yang konon bisa menghasilkan uang. “Pak sekali sekali itu HP ditaro, jangan dipelototin terus. Gak pegel apa itu mata liatin layar HP,” kata Erna.

Nurdin yang ditanya, sempat tak bergeming dan masih fokus menatap layar ponsel. “Iya bu sebentar lagi. Saya lagi belajar gimana bikin konten yang bisa dapet uang,” jawabnya dengan pandangan mata masih ke monitor HP yang sudah sedikit retak. “Ternyata bisa mendapatkan uang banyak itu mudah ya bu, cukup merekam peristiwa di sekitar kita atau membuat buat kejadian dengan HP kita, bisa dapat uang,” katanya. Jawaban Nurdin disambut dengan wajah kebingungan Erna. “Maksudnya apa sih pak,?’ tanya Erna penasaran.

“Iya bu itu namanya konten atau bikin konten, kalau banyak yang nonton uang ngalir ke kantong kita. Ga perlu capek panas panasan narik penumpang,” tutur Nurdin. Belum selesai penjelasan Nurdin, kedua pasangan suami istri itu dikagetkan dengan suara gaduh dari rumah kontrakan di sebelah. Suara gaduh dan berisik tak hanya berasal dari adu mulut suami istri penghuni kontrakan di sebelah yang rupanya sedang ribut. Suara bantingan piring dan peralatan dapur lainnya menambah gaduh.

“Kebetulan nih, kalau direkam pasti banyak suka dan banyak yang nonton,” kata Nurdin yang bersiap mendatangi sumber kegaduhan. “Bapak mau ngapain, mau ngerekam mereka? Wah bapak udah ga waras kalo gitu,” Hardik Erna. “Ga apa apa bu sementara hilang akal sehat demi konten,” timpal Nurdin. (yahya) 

Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar