Ormas di Pandeglang Diajak jadi Pahlawan Anti Narkoba

Sabtu, 3 Desember 2022 17:02 WIB

Share
Puluhan pengurus ormas di Pandeglang saat mengikuti sosialisasi pencegahan narkoba. (Foto: Samsul Fatoni).
Puluhan pengurus ormas di Pandeglang saat mengikuti sosialisasi pencegahan narkoba. (Foto: Samsul Fatoni).

PANDEGLANG, POSKOTA.CO.ID - Para aktivis dari Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) di Kabupaten Pandeglang diajak untuk menjadi pahlawan anti narkoba.

Tugas mereka adalah memerangi penyebaran narkoba di Kota Santri tersebut.

Ajakan pemerintah terhadap ormas untuk menjadi pahlawan anti narkoba dilakukan melalui seminar Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) oleh Kesbangpol Pandeglang.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Pandeglang, Entus Bakti meminta para pengurus ormas yang ikut dalam sosialisasi ini berperan aktif dalam mencegah masyarakat terpapar narkoba.

Ia juga meminta, informasi yang didapat dari sosialisasi P4GN disebarluaskan sehingga semakin banyak masyarakat yang peduli terhadap bahayanya narkotika dan obat-obatan terlarang.

"Para pengurus ormas juga harus ikut memberikan informasi kepada masyarakat tentang bahayanya narkoba. Sebab pencegahan peredaran narkoba ini bukan hanya oleh pemerintah saja, tapi elemen masyarakat pun harus besama-sama melakukan pencegahan narkoba," ungkapnya, Jum'at (2/12/2022).

Dikatakan Entus, kegiatan ini bukan hanya sebatas sosialisasi semata, tapi menciptakan komunikasi yang harmonis antarorganisasi kemasyarakatan, saling mengenal dan bertukar informasi, sehingga dapat mewujudkan Kabupaten Pandeglang yang lebih aman, stabil dan kondusif dari berbagai sisi salah satunya dari narkoba.

"Mari kita sama-sama cegah peredaran narkoba di wilayah kita. Selamatkan generasi muda Pandeglang dari bahaya narkoba, karena mayoritas sasaran narkoba ini adalah anak-anak muda yang mentalnya masih labil," katanya.

Sementara, Kabid Ketahanan Ekonomi Sosial Budaya Agama dan Ormas, Badan Kesbangpol Kabupaten Pandeglang, Mia Maulani Rizki menuturkan, aktivis ormas punya posisi strategis dalam menangkis peredaran gelap narkoba, karena meraka berada di tengah-tengah masyarakat.

"Jika semua aktivis ormas berperan aktif dalam mencegah peredaran narkoba, tak akan ada ruang lagi untuk para pengedar narkoba untuk menjual barang haramnya," ujarnya.
  
Di tempat yang sama, Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Banten, Brigjen Pol. Hendri Marpaung memaparkan, para pegiat organisasi kemasyarakatan bisa melakukan aksi kemanusiaan berupa sosialisasi dan mengakomodir masyarakat, terutama para pemuda untuk diberikan pemahaman tentang bahayanya narkoba.

Halaman
Reporter: Samsul Fathony
Editor: Idham Kurniawan
Sumber: -
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar