Cavani Pukul Layar VAR Hingga Roboh dan Rusak Buntut Uruguay Tersingkir

Sabtu, 3 Desember 2022 16:54 WIB

Share
Edinson Cavani memukul layar VAR hingga roboh dan rusak akibat marah setelah wasit tidak memberi hadiah penalti. (Foto: tangkapan layar/maca)
Edinson Cavani memukul layar VAR hingga roboh dan rusak akibat marah setelah wasit tidak memberi hadiah penalti. (Foto: tangkapan layar/maca)

QATAR - Pemain Uruguay Edinson Cavani memukul layar VAR hingga roboh dan rusak sebagai akibt buntut Uruguay tersingkir dari Piala Dunia 2022 di Qatar, Sabtu dini hari.

Ulah Cavani itu karena para pemain Uruguay marah terkait sikap wasit dan tiidak adanya ulasan di VAR tentang kemungkinan pelanggaran terhadap dirinya di area penalti, yang diharapkan berbuah hadiah tendangn penalti untuk Uruguay.

Saat itu, para pemain Uruguay penuh amarah dan frustrasi begitu peluit akhir dibunyikan setelah pertandingan mereka melawan Ghana.

La Celeste Uruguay telah menang, tetapi di laga lain gol terakhir Korea Selatan melawan Portugal membuat mereka gagal lolos ke babak 16 besar untuk pertama kalinya dalam 20 tahun.

Perselisihan besar antara pemain Uruguay dan wasit Jerman Daniel Siebert terjadi setelah permainan kontroversial di penghujung pertandingan di mana Edinson Cavani dijatuhkan di kotak penalti. Seluruh tim Uruguay meminta penalti, tetapi tidak ada yang diberikan.

Insiden itu bahkan tidak diulas, berbeda dengan insiden di babak pertama yang membuat ruang VAR mendapat perhatian wasit. Di penghujung pertandingan, beberapa pemain Uruguay kehilangan kesabaran dengan wasit Daniel Siebert.

Situasi tidak memanas karena posisi wasit tidak membuang waktu menuju ruang ganti di situ, namun kemarahan Uruguay terus berlanjut hingga Cavani memukul layar VAR saat berjalan melewatinya.

Layar yang dipasang berdiri dipukul hingga roboh dan rusak. Tinggi layar VAR dipasang hampir setinggi orang. Dalam videom, tampak Cavani memukul dalam gerak cepat dan ngelloyor pergi bersama pemain Uruguay lainnya. 

Tampaknya apa yang terjadi akan menghasilkan sanksi bagi para pemain, meski kita harus menunggu untuk melihat apa sanksi tersebut. (win)

Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar