Untuk Korban Gempa Cianjur, Yayasan Attaqwa Kirim 5.000 Paket Sembako dan Adakan Trauma Healing

Senin, 28 November 2022 08:38 WIB

Share
Sejumlah santri dari Yayasan Attaqwa siap  mendistribusikan paket sembako untuk korban gempa Cianjur, Senin pagi (28/11/2022). (Foto: Ihsan Fahmi).
Sejumlah santri dari Yayasan Attaqwa siap  mendistribusikan paket sembako untuk korban gempa Cianjur, Senin pagi (28/11/2022). (Foto: Ihsan Fahmi).

BEKASI, POSKOTA.CO.ID - Sebanyak 5.000 item paket sembako siap didistribusikan Yayasan Attaqwa Ujung Harapan bagi korban gempa Cianjur Jawa Barat. Senin (28/11/2022) pagi.

Ketua yayasan Attaqwa Ujung Harapan, Irfan Mas'ud mengungkapkan, tak hanya pendistribusian sembako, namun juga akan diterjunkan tim trauma healing bagi korban terdampak.

"Kita berangkatkan tim yang akan membagikan paket sembako, baik nasi bungkus siap makan, obat obatan, perlengkapan bayi, dan akan berikan layanan trauma healing," ujar Irfan Mas'ud dihalaman masjid Attaqwa, Babelan Bekasi, Senin (28/11/2022) pagi.

Pendistribusian beragam paket sembako tersebut dikatakan berasal dari donatur yang berada dilingkungan yayasan sertakan masyarakat Bekasi.

Nantinya, pendistribusian paket sembako tersebut juga akan diterjunkan ke sejumlah fasilitas di wilayah Cianjur yang terdampak.

"Insya Allah kita akan distribusikan paket sembako dan obat obatan, serta uang tunai, bagi mereka yang mengalami musibah dalam bentuk kerusakan fasilitas ibadah dan pendidikan," kata Irfan Mas'ud.

Selain paket sembako, layanan trauma healing, pihaknya juga menerjunkan tim relawan untuk membantu korban terdampak gempa Cianjur Jawa Barat.

Pihaknya akan menelusuri sejumlah desa akibat gempa di Cianjur, nantinya juga akan didampingi oleh kelompok kerja guru perguruan Attaqwa.

"Satu hari satu malam kami bisa disana, untuk menemui saudara kita yang terkena dampak gempa Cianjur yang terjadi pada 21 November 2022 lalu," pungkasnya. (Ihsan Fahmi).

Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar