Peringati 75 Tahun Hubungan Indonesia-Mesir, Wapres Berharap Jadi Momentum Kerja Sama Bilateral Kedua Negara

Rabu, 5 Oktober 2022 22:00 WIB

Share
Wapres KH Ma'ruf Amin saat menerima Dubes Mesir untuk RI, H.E. Ashraf Mohamed Moguib Sultan. (setwapres)
Wapres KH Ma'ruf Amin saat menerima Dubes Mesir untuk RI, H.E. Ashraf Mohamed Moguib Sultan. (setwapres)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Wakil Presiden (Wapres) KH Ma'ruf Amin mengatakan 75 tahun hubungan Indonesia-Mesir merupakan momentum penting untuk terus meningkatkan kerja sama bilateral kedua negara.

"Di tahun 2022 ini baik Indonesia maupun Mesir memiliki peran strategis dalam keketuaan Konfrensi Tingkat Tinggi (KTT) dunia. Indonesia memegang Presidensi KTT G20, sementara Mesir menjadi tuan rumah bagi perhelatan KTT Perubahan Iklim PBB 2022 (COP27)," terang Wapres.

Wapres saat menerima Duta Besar Mesir untuk RI, H.E. Ashraf Mohamed Moguib Sultan, di Kediaman Resmi Wapres, Jalan Diponegoro No. 2, Jakarta Pusat, Rabu (5/10/2022).

Wapres menandaskan dalam menyukseskan kedua agenda besar tersebut, Indonesia dan Mesir berkomitmen untuk saling memberikan dukungan bagi masing-masing negara, serta terus berupaya meningkatkan kerja sama di berbagai bidang terutama terkait isu perubahan iklim dan bidang perdagangan produk-produk unggulan.

"Isu perubahan iklim memang menjadi perhatian semua saat ini karena dampaknya dirasakan oleh setiap negara, baik maju dan berkembang," tambah Wapres.

Lebih lanjut, Wapres menambahkan bahwa isu perubahan iklim dan netralisasi karbon (Zero Emissions) merupakan isu yang sangat penting bagi semua negara, untuk itu perlu adanya kesepakatan bersama demi kepentingan bersama pula.

“Sebaiknya memang yang mejadi fokus adalah climate change yaitu isu penting. Sejalan juga dengan G20, masalah energi baru dan zero emissions isu yang dikembangkan dan adanya kerja sama dari semua negara, multilateral,” ujarnya.

H.E. Ashraf Mohamed Moguib Sultan, menyampaikan terkait dengan rencana MoU peningkatan kerja sama dagang Indonesia-Mesir telah didiskusikan dengan Menteri Perdagangan dan akan segera direalisasikan.

Dua pekan lalu saya bertemu dengan Menteri Perdagangan dan membicarakan berbagai hal usulan, salah satunya terkait dengan penandatanganan MoU,” ucapnya.

Mengenai pelaksanaan KTT COP27 yang akan akan diselenggarakan pada November 2022 ini, Dubes Ashraf berharap akan mempererat hubungan kedua negara terkait dengan isu perubahan iklim dan masalah lainnya. (johara)

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar