Tragedi Kanjuruhan di Saat Timnas Berprestasi Naik Pringkat FIFA, Suporter Indonesia Sebut Ada Aktor Intelektual Sabotase Kericuhan

Minggu, 2 Oktober 2022 19:43 WIB

Share
Aparat keamanan saat menembakkan gas air mata ke arah tribun.(Foto: ist)
Aparat keamanan saat menembakkan gas air mata ke arah tribun.(Foto: ist)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Paguyuban Suporter Timnas Indonesia menuding adanya aktor intelektual yang melakukan sabotase dalam kericuhan yang terjadi pada Liga 1 pertandingan sepakbola antara Arema FC dan Persebaya Surabaya yang diselenggarakan di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, pada Sabtu (1/10/2022).

Sekretaris Jenderal Paguyuban Suporter Timnas Indonesia, Abe Tanditasik menduga, kejadian seperti ini kerap terjadi di saat Indonesia sedang bersiap menghadapi event sepak bola internasional dan Timnas Indonesia berpenampilan positif memperbaiki peringkat.

"Bukan tidak mungkin ada aktor intelektual yang melakukan sabotase," kata Abe dalam keterangan tertulisnya, Minggu (2/9/2022).

Abe pun mengatakan, ke depan dalam pengamanan sepak bola penting untuk membuat aturan standar pengamanan di dalam stadion dan disosialisasikan di setiap jelang pertandingan.

"Gak boleh ada peluru tajam dan gas air mata di dalam stadion. Ini komandan pengamanannya jangan-jangan tidak tahu standar pengamanan sehingga bertindak dengan keputusan sendiri," ucap Abe.

"Padahal gak boleh itu represif di dalam stadion. Main tembak gas air mata ke tribun penonton. Ngawur! Hasilnya ya, begini. Nyawa melayang sia-sia!," tergasnya.

Abe pun menjelaskan, soal FIFA Stadium Safety and Security Regulations yang tidak diperbolehkan mempergunakan senjata api atau gas pengendali massa pendukung  termaktub dalam pasal 19 poin b.

"Kedua, tidak ada antisipasi atau tindakan preventif untuk mengendalikan massa. Baik itu penguatan batas pagar suporter ke lapangan, maupun alur jalan keluar," pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, berdasarkan update tebaru, sudah 153 orang yang tewas akibat kericuhan pertandingan sepakbola Arema FC dan Persebaya Surabaya yang berlangsung di Stadion Kanjuruhan tersebut.

Singo Edan, julukan dari Arema FC telah dipermalukan sang rival bebuyutan di depan suporter mereka sendiri. Lewat drama lima gol, Arema FC berhasil dibekuk Persebaya Surabaya dengan skor 2-3. 

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar