Nurul Arifin ke Golkar Kota Tangerang: Menangkan Dulu Pileg 2024. Kalau Itu Bisa, Tiket Menjadi Walikota Merem Pak

Sabtu, 1 Oktober 2022 17:20 WIB

Share
Politisi Golkar Nurul Arifin.
Politisi Golkar Nurul Arifin.

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kota Tangerang H Sachrudin yang digadang-gadang akan mencalonkan diri menjadi bakal calon Walikota Tangerang di Pilkada 2024, menghadapi ujian yang cukup menantang.

Ketua partai berlambang pohon beringin yang sekarang menjabat sebagai Wakil Walikota Tangerang ini mendapatkan tugas untuk memenangkan 10 kursi anggota dewan pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024 mendatang. Pernyataan tersebut disampaikan Wakil Ketua Umum (Waketum) DPP Partai Golkar Nurul Arifin.

“Menangkan dulu Pileg 2024. Ini ujian pertama. Kalau itu bisa menang, tiket untuk menjadi Walikota Tangerang merem Pak. Bisa jadi dengan 10 kursi,” kata Nurul Arifin, dalam keterangannya di Jakarta, Jumat, (30/9/2022).

Ia meminta pengurus Golkar Kota Tangerang, agar dapat merekrut dan menjaring kader-kader baru dari kalangan kaum milenial.

Sebab menurutnya, pada pemilu 2024 nanti terdapat 191 juta pemilih milenial. “Ini merupakan suara potensial yang harus digarap partai Golkar,” tutur Nurul.

Ia juga meminta kader perempuan Partai Golkar, supaya dapat menyertakan anak-anak muda untuk dapat mendongkrak suara.

Sebab menurutnya, peran perempuan di pemilu 2024 menjadi sangat penting. Salah satu yang menentukan kemenangan dalam kontestasi pemilu adalah suara perempuan.

“Perempuan itu kalo sudah bekerja totalitas, loyal dan tidak akan bergeser kemanapun. Misal kalau Golkar punya suara 60 persen di Kota Tangerang, maka dapat dipastikan hatinya tetap di Golkar,” ungkap Nurul.

Kader perempuan Golkar kata Nurul, juga harus menguasai dan bisa memanfaatkan media sosial (medsos) agar dapat berinteraksi dengan masyarakat.

Minimal dapat memberdayakan partai maupun dirinya sendiri lewat Tiktok, Instagram, Twitter dan Facebook.

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar