Horor! Panggil Arwah, Politisi PDIP Dewi Tanjung Sebut Brigadir J Bakal Balas Dendam ke Pembunuh Dirinya di Hari ke 40 Kematiannya

Kamis, 4 Agustus 2022 22:41 WIB

Share
Kolase foto Dewi Tanjung dan Brigadir J yang tewas ditembak di rumah Kadiv Provos, Irjen Ferdy Sambo. (ist)
Kolase foto Dewi Tanjung dan Brigadir J yang tewas ditembak di rumah Kadiv Provos, Irjen Ferdy Sambo. (ist)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Politisi PDIP, Dewi Tanjung membuat penyataan yang membuat geger.

Mengutip berita jakarta.poskota.co.id, Ia mengaku memanggil arwah Nopryansah Yosua Hutabarat alias Brigadir J yang tewas akibat terlibat baku tembak dengan Bharada E di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo.

Awalnya, Dewi Tanjung menyebut kalau dirinya tidak bisa memastikan Brigadir J akan hadir saat ia ‘panggil’. Namun ia tetap mencoba memanggil arwah tersebut.

Menurut Dewi, arwah orang yang meninggalnya tidak wajar biasanya berada di dalam posisi yang sedang kebingungan.

“Biasanya orang yang meninggalnya tidak wajar atau mati dibunuh seperti ini, arwahnya itu dalam posisi kebingungan karena belum waktunya dia meninggal, tapi dihabisi,” ucapnya dalam YouTube Dewi Tanjung.

Dewi Tanjung pun ia juga mengungkap kalau orang yang meninggalnya tidak wajar akan menuntut balas di hari ke-30 atau ke-40 sejak kematiannya.

“Biasanya orang yang meninggalnya tidak wajar seperti ini, itu akan datang menuntut balas di hari ke 30, hari ke 40-nya.” “Jadi hitungannya 30 hari, 40 hari, itu dia akan kepada orang yang melakukan kepada dirinya. Itu biasa terjadi ya, nyai bukan nakut-nakutin lho ini,” lanjutnya.

Setelah ia melakukan ritual pemanggilan arwah Brigadir J, Dewi mengaku tidak mudah untuk menghadirkannya.

Meski tidak berhasil memanggil arwah yang sedang kebingungan itu, ia mengaku melihat kakek dari ibu Brigadir J yang sedang menemaninya.

“Tidak mudah ternyata untuk menghadirkan Joshua di sini ya karena dia masih di alam kebingungan, di alam kesedihan, dan nyai merasakan seperti kakek dari ibunya sedang bersama dia.”

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar