Nekat, Saat Lakukan Pemukulan Anak Anggota DPR, Tersangka RFH Gunakan Mobil dengan Plat Nomor Tidak Terdaftar

Minggu, 5 Juni 2022 19:05 WIB

Share
Anak anggota DPR RI jadi korban pemukulan oleh seorang pria di Tol dalam Kota. (ist)
Anak anggota DPR RI jadi korban pemukulan oleh seorang pria di Tol dalam Kota. (ist)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Polisi telah menangkap RFH, pelaku pemukulan terhadap  pemuda Justin Frederick (JF/24),  di ruas Tol Dalam Kota Jakarta. Selanjutnya, ditetapkan menjadi tersangka. Diketahui, korban JF anak anggota DPR.

Perkebangan terbaru, tim penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya berhasil menemukan fakta baru dari upaya penangkapan tersebut. Ternyata, saat melakukan pemukukan, tersangka RFH menggunakan mobil dengan plat nomor tidak terdaftar

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya, Kombes Hengki Hariyadi mengatakan, berdasarkan hasil penyelidikan dalam kasus ini, pihaknya mengungkap sebuah fakta baru yang cukup mencengangkan. 

"Plat nomor RFH yang digunakan oleh pelaku penganiayaan di kendaraannya ternyata tidak terdaftar," ungkap Hengki saat dikonfirmasi Poskota.co.id Minggu (5/6/2022).

Atas temuan tersebut, perwira polisi berpangkat melati tiga itu pun menyatakan, bahwa Kepolisian bakal mengusut lebih dalam hingga tuntas, ihwal dari mana si pelaku ini mendapat plat nomor kendaraan 'dewa' tersebut.

"(Plat tidak terdaftar akan diusut?) Tentu akan kami usut," ucap Hengki.

Namun sayang, mantan Kapolres Metro Jakarta Pusat itu masih enggan berkenan untuk membeberkan terkait dengan identitas pelaku FM yang sudah ditetapkan menjadi tersangka dalam kasus ini.

Hengki berujar, semuanya akan dijelaskan detail pada jumpa pers di Polda Metro Jaya, Senin (6/6/2022) esok hari.

"Identitas dan keseluruhan kasusnya esok akan kami jelaskan detail di rilis," tutup dia.

Untuk diketahui sebelumnya, Polda Metro Jaya telah berhasil menangkap dua orang yang diduga menjadi pelaku pemukulan terhadap seorang pria yang merupakan anak dari anggota DPR RI, yakni Indah Kurnia kurang dari 1X24 jam usai korban membuat laporan Kepolisian.

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar