Gempar! Terlibat Kasus Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan, Pemerhati BUMN Sarankan Pecat Arief Rosyid dari Komisaris BUMN BSI: Tidak Mampu Menjaga Kepercayaan Erick Thohir dan Presiden Jokowi

Sabtu, 2 April 2022 23:30 WIB

Share
Pemerhati BUMN Achmad Hafiz. (ist)
Pemerhati BUMN Achmad Hafiz. (ist)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Pemerhati BUMN, Achmad Hafiz menanggapi kasus dugaan pemalsuan tanda tangan Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI), Jusuf Kalla dan Sekjen DMI Imam Addaruqutni yang dilakukan oleh Arief Rosyid, perlu menjadi perhatian khusus Kementerian BUMN.

Arief selain menjabat sebagai Ketua Departemen Ekonomi DMI juga diketahui menjabat sebagai Komisaris Bank Syariah Indonesia (BSI) yang ditunjuk oleh Meneg BUMN dan dipercaya Presiden Jokowi, dikarenakan Arief Rosyid merupakan bagian dari Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf.

Pemerhati BUMN yang sedang menempuh gelar Doktoral di Universitas Sriwijaya, Achmad Hafiz mengatakan, kasus tersebut perlu disikapi dengan cepat dan tegas dari Menteri BUMN, Erick Thohir.

"Sudah seharusnya segera dievaluasi Arief Rosyid dari jabatannya sebagai Komisaris BUMN Bank Syariah Indonesia, karena telah melakukan pelanggaran public civility dan sudah dipastikan Arief Rosyid mendahului kepentingan pribadi. Sudah tidak menjaga kepercayaan yang diberikan Erick dan Presiden Jokowi,” kata Hafiz kepada wartawan, Sabtu (2/4/2022).

Ia menilai, kasus pemalsuan tanda tangan yang dilakukan Arief Rosyid adalah perbuatan melanggar hukum.

Maka, konsekuensinya harus dilakukan tindakan tegas secepatnya mengevaluasi Arief dari jabatannya di Bank Syariah Indonesia.

Di sisi lain, Hafiz berharap kasus yang menjerat Arief bisa menjadi momentum bagi DMI dan BSI untuk melakukan perbaikan tata kelola, kesekretariatan surat menyurat dan manajemen yang baik, demi menjaga nama baik DMI dan BUMN.

Menteri BUMN Erick Tohir jangan hanya tegas memecat Immanuel Ebenezer yang akrab disapa Noel dari komisaris anak usaha PT Pupuk Indonesia.

Harusnya ada perlakuan yang sama terhadap Arief Rosyid, komisaris Bank Syariah Indonesia (BSI) yang tersangkut pemalsuan tanda tangan.

"Ini sudah menjadi pilihan Pak Menteri Erick. Apakah Erick sosok yang konsisten atau tebang pilih dalam menunjuk Direksi dan Komisaris BUMN. Seperti saudara Ebenezer, ketua Jokowi Mania, Menteri Erick bisa tegas memecatnya," tegasnya.

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar