Rusia Diperingatkan Akan Kemungkinan Kejahatan Perang di Ukraina

Jumat, 11 Maret 2022 20:00 WIB

Share
Korban sipil yang tewas dalam Perang Rusia – Ukraina. (Sumber foto: Twitter/@OleksaKorolchuk)
Korban sipil yang tewas dalam Perang Rusia – Ukraina. (Sumber foto: Twitter/@OleksaKorolchuk)

AS, POSKOTA.CO.ID - Rusia mendapat peringatan dari Amerika Serikat. Hal ini terkait dengan apa yang digambarkan sejumlah pengamat sebagai kejahatan perang yang dilakukan pasukan Rusia di Ukraina.

Para pejabat AS pada Kamis (10/3/2022) menyebutkan bahwa Rusia "beralih ke strategi membuang sampah ke pusat-pusat populasi" di Ukraina. Demikian dilansir dari VOA.

Sementara pembicaraan tingkat tinggi antara pihak-pihak yang bertikai tidak menghasilkan kemajuan.

"Kami telah melihat laporan yang sangat kredibel akan serangan yang disengaja terhadap warga sipil yang menurut Konvensi Jenewa adalah kejahatan perang," kata Juru Bicara Departemen Luar Negeri Ned Price. Tetapi dia tidak secara khusus menuduh Rusia melakukan kejahatan tersebut.

Rusia membantah menarget warga sipil dalam invasinya ke Ukraina.

Wakil Presiden AS Kamala Harris mengatakan di Polandia bahwa dia mendukung penyelidikan PBB atas invasi Rusia ke Ukraina yang akan menyelidiki semua dugaan pelanggaran HAM, penyelewengan, dan kejahatan terkait.

Kamala Harris berbicara sebelum bertemu Presiden Polandia Andrzej Duda di Warsawa dalam rangka menunjukkan dukungan AS untuk sekutu NATO di Eropa timur. "Tentu harus ada investigasi dan kita semua harus mengawasi," katanya.

“Jelas bagi kita bahwa di Ukraina, Rusia sedang melakukan kejahatan perang,” pungkas Andrzej Duda. ***

Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar