Filipina Siap Dukung AS Jika Terjadi Perang

Jumat, 11 Maret 2022 20:00 WIB

Share
Jose Manuel Romualdez
Jose Manuel Romualdez

FILIPINA, POSKOTA.CO.ID - Fasilitas-fasilitas Filipina akan dibuka bagi pasukan Amerika Serikat seandainya perang Rusia melawan Ukraina memburuk dan melibatkan Amerika Serikat dalam pertempuran itu.

Hal ini berdasarkan perjanjian pertahanan bersama tahun 1951.

Keterangan ini datang dari Duta Besar Filipina untuk AS Jose Manuel Romualdez pada Kamis (10/3/2022).

Dia mengatakan Presiden Rodrigo Duterte membuat pernyataan itu dalam pertemuan baru-baru ini di Manila di mana presiden menyatakan prihatin atas dampak ekonomi global dari krisis yang sedang berlangsung.

Filipina telah mengutuk invasi tersebut dan mendukung resolusi Majelis Umum PBB yang menuntut penghentian segera serangan Moskow dan penarikan semua pasukan Rusia dari Ukraina.

Rodrigo Duterte, yang masa jabatan enam tahunnya berakhir pada Juni, diketahui telah menjalin hubungan yang lebih dekat dengan Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Tiongkok Xi Jinping.

Sementara dia sering mengkritik kebijakan keamanan AS pada tahun-tahun pertama kepresidenannya.

Namun Jose Manuel Romualdez mengatakan bahwa Rodrigo Duterte menyatakan kepadanya bahwa invasi Rusia itu merupakan tindakan keliru.

“Dia mengatakan jika AS meminta dukungan Filipina, sangat jelas bahwa Filipina akan siap menjadi bagian dari upaya tersebut. Terutama jika krisis Ukraina ini meluas ke kawasan Asia,'' kata Jose Manuel Romualdez dalam konferensi pers dengan para wartawan di Manila.  

“Beri mereka jaminan bahwa jika diperlukan, Filipina siap menawarkan fasilitas apa pun atau apa pun yang dibutuhkan Amerika Serikat untuk menjadi sekutu nomor satu kita.''

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar