ADVERTISEMENT

Tokoh Oposisi Rusia Serukan Lebih Banyak Protes Anti Perang Guna Hentikan Invasi Rusia

Selasa, 8 Maret 2022 21:00 WIB

Share
Alexey Navalny
Alexey Navalny

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

RUSIA, POSKOTA.CO.ID - Seruan kembali protes atas invasi Rusia ke Ukraina disuarakan tokoh oposisi Rusia Alexey Navalny.

Dia mengatakan respons warga Rusia atas perang itu akan sangat menentukan posisi Rusia dalam sejarah abad 21.

Alexey Navalny adalah kritikus Kremlin yang kini menjalani hukuman 2,5 tahun penjara atas apa yang oleh pendukungnya dan analis hukum Barat disebut sebagai tuduhan penipuan yang dibuat-buat.

Dia menulis di Twitter pada 8 Maret bahwa kemarahan atas perang itu sedang menumpuk di dalam Rusia.

"Momentum anti perang akan terus tumbuh dalam masyarakat. Jadi, protes anti perang tidak boleh diredam dalam keadaan apa pun," tulisnya.

Alexey Navalny pada pekan lalu menyerukan demonstrasi harian menentang perang dan mendesakkan protes setiap hari di berbagai kota.

 

Sejak Rusia melancarkan invasi ke Ukraina pada 24 Februari, sudah lebih dari 13.500 orang ditahan polisi karena memprotes perang, menurut OVD-Info, organisasi nirlaba yang memantau penangkapan polisi secara nasional.

Alexey Navalny mengatakan rangkaian survei, empat jajak pendapat online yang masing-masing terdiri dari 700 peserta dari Moskow yang dilakukan oleh para pembantu dan rekan-rekannya menunjukkan pergeseran cepat dalam evaluasi peran Rusia dalam perang itu.

Meski mengakui survei itu terbatas tetapi dia mengatakan tetap jelas bahwa perlu beberapa hari perang untuk membawa perubahan suasana hati yang radikal di kalangan orang Rusia.

Halaman

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT