Waduh! Gegara Buya Fikri Salah Gerakan Salat di Atap Mobil, Publik Minta MUI Dibubarkan

Senin, 7 Maret 2022 14:05 WIB

Share
Kolase gedung MUI dan Koordinator lapangan aksi PA 212, Buya Fikri. (Foto: Diolah dari Google).
Kolase gedung MUI dan Koordinator lapangan aksi PA 212, Buya Fikri. (Foto: Diolah dari Google).

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Koordinator lapangan Aksi Bela Islam Persaudaraan Alumni 212 (PA 212), Buya Fikri, terus menuai kritik dari masyarakat menyusul gerakan salatnya yang salah saat ibadah di atas atap mobil.

Buya Fikri merupakan Wakil Ketua Komisi Pemberdayaan Ekonomi Umat Majelis Ulama Indonesia (MUI). Dia jadi bulan-bulanan masyarakat maya usai video yang memperlihatkan dirinya melakukan gerakan rukuk dua kali dalam satu rakaat viral di media sosial.

Sesaat setelah iktidal, Buya Fikri tak lekas sujud, tapi malah mengulangi gerakan rukuknya. Hal itu menimbulkan kebingungan di mata publik. Tak sedikit pula di antara mereka yang menertawakan peristiwa itu.

Akibat kelalaian Buya Fikri itu, tagar #BubarkanMUI menggema di jagat mayantara. Hingga berita ini ditulis, tagar tersebut menempati urutan ke-3 di Twitter.

Salah satu cuitan dengan menggunakan tagar tersebut dibuat oleh pemilik akun @RD_4WR1212.

Dia membagikan video Buya Fikri yang memberikan dukungan kepada senator Republik Indonesia, Fahira Idris.

Dalam unggahannya, terlihat Buya Fikri seperti mempromosikan Fahira Idris. 

“Saya K.H. Fikri Bareno, Koordinator Nasional Relawan 212. Saya mengenal baik dengan ibu Fahira Idris yang tahun 2019 ini beliau akan maju ke Bali menjadi wakil kita di DPD RI.”

“Menurut saya, beliau adalah orang yang sangat pantas kita dukung karena dia adalah orang yang jujur, orang yang amanah, orang yang punya integritas,” imbuhnya.

Pemilik akun @RD_4WR1212 menilai bahwa MUI merupakan sarang dari organisasi politik pan-Islamis, Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar