Mencekam! Hari Ketiga Serangan Rusia, 1.115 Warga Ukrainia Terluka, 198 Warga Tewas dan 3 di Antaranya Anak-anak

Minggu, 27 Februari 2022 09:57 WIB

Share
Hari ketiga serangan Rusia, sedikitnya 198 warga Ukraina, termasuk 3 anak-anak telah tewas dan 1.115 orang terluka. (Foto/tangkapan layar twitter/@westandwith2)
Hari ketiga serangan Rusia, sedikitnya 198 warga Ukraina, termasuk 3 anak-anak telah tewas dan 1.115 orang terluka. (Foto/tangkapan layar twitter/@westandwith2)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Hari ketiga serangan Rusia, sedikitnya 198 warga Ukraina, termasuk 3 anak-anak telah tewas dan 1.115 orang terluka.

Demikian dikutip dari Kantor Berita Rusia, Interfax yang mengutip keterangan Kementerian Kesehatan Ukraina, Sabtu (26/2/2022) waktu setempat.

Pasukan Rusia menggempur kota-kota Ukraina dengan jelajah artileri dan rudal pada Sabtu untuk hari ketiga berturut-turut, tetapi Presiden Volodymyr Zelenskiy berkata ibu kota Kiev tetap berada di tangan Ukraina.

Serangan pasukan Rusia ke Ukraina semakin masif. Mereka meluncurkan serangan rudal dan artileri terkoordinasi di kota-kota Ukraina pada Sabtu, 26 Februari.

Ibukota, Kiev, menjadi sasaran utama. Bahkan sebuah tembakan meletus di dekat gedung-gedung pemerintah di pusat kota.

Menurut pejabat militer dan seorang saksi mata yang dikutip Reuters, pihak berwenang Ukraina telah mendesak warganya untuk membantu mempertahankan Kiev.

Ratusan ribu orang Ukraina melarikan diri ke barat menuju Uni Eropa.

Mereka bergerak ke negara terdekat Polandia.

Juru bicara Badan Pengungsi PBB UNHCR Shabia Mantoo mengatakan 100.000 orang sejauh ini terpaksa meninggalkan rumah mereka dengan ribuan meninggalkan Ukraina.

"Kami percaya bahwa sekitar 100.000 orang pasti telah meninggalkan rumah mereka dan mungkin mengungsi di dalam negeri, dan beberapa ribu telah melintasi perbatasan internasional," katanya.

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar