Freeport Tutup Fasilitas Umum Akibat Kenaikan Kasus COVID-19

Jumat, 11 Februari 2022 06:00 WIB

Share
Pekerja di sebuah tambang bawah tanah milik PT Freeport Indonesia di Mimika Papua pada 14 Februari 2015.
Pekerja di sebuah tambang bawah tanah milik PT Freeport Indonesia di Mimika Papua pada 14 Februari 2015.

PAPUA, POSKOTA.CO.ID - Fasilitas umum di area kerja PT Freeport Indonesia di Kabupaten Mimika Provinsi Papua kembali ditutup. Baik di kawasan dataran tinggi maupun di kawasan dataran rendah.

Hal ini sebagai dampak dari kenaikan jumlah kasus COVID-19.

Juru Bicara PT Freeport Indonesia Riza Pratama mengatakan perusahaannya terus berupaya menekan penyebaran COVID-19 di area kerja.

Ini dilakukan mulai dari dataran tinggi yang mencakup Tembagapura Ridge Camp dan lainnya hingga dataran rendah mulai dari Mile 38 Kuala Kencana hingga Pelabuhan Portsite Amamapare.

"Salah satu kebijakan yang diambil manajemen Freeport adalah dengan melakukan penutupan fasilitas umum di area kerja,” katanya pada Kamis (10/2/2022) seperti dilansir dari Antara.

Dia melanjutkan,”Fasilitas umum seperti gymnasium atau fitnes center, sport hall, dan semua tempat makan hanya melayani pengemasan untuk dibawa pulang serta bioskop tersebut secara resmi ditutup terhitung mulai 7 Februari 2022."

Jumlah karyawan yang terpapar COVID-19 dalam beberapa pekan terakhir melonjak sangat tinggi dari kondisi sebelumnya yaitu pada Desember 2021 lalu.

Sejauh ini produksi tambang bijih tembaga dan emas masih berjalan normal meski terjadi kenaikan jumlah kasus COVID-19 di area PT Freeport.

Kepala Dinas Kabupaten Mimika Reynold Ubra menyebut kenaikan kasus COVID-19 di Mimika karena dipengaruhi oleh meningkatnya temuan kasus COVID-19 di area kerja PT Freeport. Baik di wilayah Tembagapura maupun di Kuala Kencana.

Dinas Kesehatan Mimika pada 1 Januari hingga 2 Februari 2022 melaporkan adanya temuan 50 kasus COVID-19 di wilayah itu.

Halaman
Reporter: Ignatius Dwiana
Editor: Ignatius Dwiana
Sumber: -
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar