Viral Penerima Bantuan PKH di Kota Serang Dipungut Rp60 Ribu, Begini Penjelasan Kadinsos

Senin, 3 Januari 2022 16:13 WIB

Share
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Serang, Poppy Nopriadi. (foto: poskota/luthfillah)
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Serang, Poppy Nopriadi. (foto: poskota/luthfillah)

SERANG, POSKOTA.CO.ID - Jagat media sosial (Medsos) diramaikan dengan sebuah video seorang ibu-ibu di Kota Serang penerima Program Keluarga Harapan (PKH) mengeluh adanya aksi pungutan liar (Pungli). Ia mengaku diminta sejumlah uang untuk menebus bantuan sembako tersebut.

"Dapat bantuan dari pemerintah empat karung (beras), nebusnya pakai duit Rp60.000. Bantuan PKH, 1 karung Rp15.000," kata seorang wanita dalam rekaman video yang dilihat, Senin (3/12/2021).

Dia menyebutkan, jika masyarakat tidak mampu membayar biaya yang telah ditentukan tersebut, maka akan dicatat sebagai utang yang harus dibayarkan. Oknum tersebut mengaku biaya yang dikeluarkan untuk biaya angkut.

Dia pun memperlihatkan bantuan sembako dari pemerintah berupa sembako seperti beras, minyak goreng, kacang hijau, telur, dan buah apel.

"Yang nggak punya duit nggak bisa nebus terhitung utang Rp15 ribu (per karung). Peraturan di kampung ini," katanya.

Dia pun meminta, pemerintah untuk menindaklanjuti keluhan tersebut oleh pemerintah setempat. Sebab, kata dia, seharusnya bantuan tersebut didapatkan secara gratis.

"Mohon di-share di-up sama lurah terdekat atau Wali Kota," tuturnya.

Dikonfirmasi hal tersebut, Kepala Dinas Sosial Kota Serang, Poppy Nopriadi mengatakan, sudah mengecek informasi itu setelah ramai jadi perbincangan di media sosial.

Berdasarkan laporan awal yang diterima, Poppy menyebut bahwa kejadiannya adanya dugaan praktik pungli itu di Kelurahan Kilasah, Kecamatan Kasemen, Kota Serang.

"Sudah dapat laporannya, hari ini dicek kebenaran infonya," kata Poppy.

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar