Ayah Korban Menyebut Anaknya Masih Hidup, Meski Sepekan Setelah Terseret Ombak di Pantai Sawarna Belum Ditemukan

Senin, 15 November 2021 19:21 WIB

Share
Masturi (52) ayah korban Dzikri AM (21) hilang terseret ombak pantai Sawarna, Banten, saat ditemui di Jaticempaka Pondok Gede, Kota Bekasi. Senin (15/11/2021) siang. (ihsan fahmi)
Masturi (52) ayah korban Dzikri AM (21) hilang terseret ombak pantai Sawarna, Banten, saat ditemui di Jaticempaka Pondok Gede, Kota Bekasi. Senin (15/11/2021) siang. (ihsan fahmi)

BEKASI, POSKOTA.CO.ID - Setelah ada kabar sang anak, Dzikri (21)  terseret ombak di Pantai Sawarna, Banten, ayah korban kemudian menyambangi kawasan pantai di Kabupaten Lebak itu.

Ia ingin mencari informasi tentang anaknya tersebut. Dzikri AM (21) adalah salah satu wisatawan asal Bekasi, Jaticempaka, menjadi korban terseret ombak di Pantai Sawarna, Banten pada (07/11) lalu, dan hingga saat ini belum ditemukan.

Menurut informasi yang dihimpun oleh poskota.co.id, tim SAR wilayah Lebak, Banten  hingga pencarian sore hari, Minggu (14/11) kemarin, korban Dzikri belum dapat ditemukan.

Ayah korban, Masturi (52) mengungkapkan anaknya yaitu Dzikri AM (21) hingga sepekan setelah terseret ombak di pantai Sawarna belum juga ditemukan, namun ia mengungkapkan bahwa Dzikri masih hidup.

"Saya belum dapat mengatakan bahwa Dzikri belum meninggal," ungkap Masturi, Senin (15/11/2021) siang

Untuk melakukan bentuk penghormatan kepada manusia dan sang pencipta, Masturi menuturkan bahwa beserta keluarga telah melaksanakan salat gaib.

"Masih ada harapan, tapi kita karena penghormataan kepada manusia dan jika dia sudah tidak ada kita sudah shalat gaib," harap Masturi

Diketahui, Masturi beserta keluarga telah mengunjungi wisata tempat anaknya tersebut terseret, setelah anaknya dikabarkan terseret oleh ombak pantai.

Saat di lokasi Pantai tersebut, ia juga sempat melakukan salat gaib bersama dengan para warga, dengan melakukan ritual sadaqah.

"Bahkan saya (salat) gaib di pantai, saya dan kita juga berbagi sedekah dengan warga sekitar," sambugnya

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar