Kasus Dua Jasad Ibu-Anak Ditemukan Tertumpuk di Bagasi Toyota Alphard, Begini Kata Kriminolog Forensik

Jumat 20 Agu 2021, 07:52 WIB
Hasil olah TKP pembunuhan anak dan ibu di Subang (Foto: poskotajabar)

Hasil olah TKP pembunuhan anak dan ibu di Subang (Foto: poskotajabar)

"Itukah yang dipakai untuk memukul korban? Cek kondisi luka, cek adakah serpihan daging atau kulit atau rambut di papan penggilasan. Atau papan tersebut sebatas terkena lumuran darah, namun bukan instrumen yang dipakai untuk memukul korban?" ungkapnya.

"Jasad dimasukkan ke mobil karena mau dibuang? Terlebih di bagasi, untuk memperkecil kemungkinan terlihat oleh orang?" lanjutnya.

Reza pun menduga jika korban dipukul ketika sedang tidur. Sebab, ada luka memar di kepala korban Tuti tepatnya di bagian jidat dan luka robek di bibir, sementara korban Amalia mengalami luka memar di kepala. Memar itu diduga berasal dari pukulan benda tumpul.

"(Luka robek di bibir) satu rangkaian dengan luka di dahi, korban dengan luka di bagian jidat tampaknya dipukul saat berbaring telentang. Mungkin sedang tidur," jelasnya.

Dugaan Reza senada dengan perkiraan Kapolres Subang, AKBP Sumarni yang menjelaskan jika pelaku menyerang korban Tuti yang sedang tertidur.

"Sepertinya pada saat korban dipukul, korban yang bernama Tuti sedang tidur, karena tidak ada tanda perlawanan.

"Tidak ada tanda-tanda kekerasan. Kemudian anak korban (Amelia) sepertinya ada perlawanan karena ada bekas pukulan," ujar Sumarni.

Bagaimanapun, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terhadap kasus tersebut dengan mengumpulkan bukti-bukti serta keterangan saksi guna menemukan titik terang siapa dan apa motif pelaku melakukan tindakan keji tersebut. (Cr02)

Berita Terkait

News Update